Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dream - Dalam ajaran Islam dikenal adanya ibadah sholat. Rukun Islam kedua ini terbagi menjadi sholat wajib yang harus dilaksanakan lima kali sehari serta sholat sunah.
Sholat sunah pun terdiri dari banyak macam. Salah satunya adalah sholat sunah Awwabin. Istilah ini jarang dikenal, tetapi banyak yang melaksanakannya.
Lalu, apa sebenarnya yang dimaksud dengan sholat sunah Awwabin?
Dikutip dari rubrik Bahtsul Masail Nahdlatul Ulama, istilah sholat Awwabin memiliki dua makna. Sebagian ulama memaknai sholat Awwabin merupakan sholat dhuha, sementara ulama lain, termasuk kalangan Mazhab Syafi'i memaknai sholat Awwabin sebagai sholat sunah antara Maghrib dan Isya.
Hal ini seperti dijelaskan dalam kitab Al-Mawsu’atul Fiqhiyyah Al-Kuwaitiyyah.
"Dari apa yang telah dijelaskan mengenai sholat Dhuha dan sholat sunah di antara Maghrib dan Isya dapat diambil simpulan bahwa ‘sholat Awwabin’ dikatakan untuk menyebut sholat sunah Dhuha dan sholat sunah di antara Maghrib dan Isya. Karenanya sholat Awwabin dikonotasikan di antara keduanya sebagaimana dikemukakan oleh Madzhab Syafi’i. Hanya Madzhab Syafi’i yang menamakan sholat di antara Maghrib dan Isya dengan shalat Awwabin."
Penamaan 'Awwabin' karena yang menjalankannya itu kembali kepada Allah dan bertobat dari kesalahan yang dilakukan pada siang hari. Ketika sholat tersebut dijalankan berulang-ulang, itu merupakan penanda pertobatan kendati tidak disadarinya.
Hal ini seperti dijelaskan Sulaiman Al Jamal dalam kitab Hasyiyatul Jamal.
"Dinamai shalat Awwabin sebab orang yang menjalankannya itu kembali kepada Allah dan bertobat dari kesalahan yang ia lakukan pada siang hari. Karenanya, ketika ia melakukannya berulang-ulang, maka hal itu merupakan penanda kembalinya ia (bertobat) kepada Allah ta’ala meskipun itu tidak disadarinya."
Advertisement

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Deforestasi Amazon Brasil Turun ke Level Terendah, Ini 5 Pelajaran yang Bisa Ditiru Indonesia

Cuma 10 Menit Olahraga Sehari Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Ini Temuan Peneliti

Sering Tersengat Listrik Saat Memegang Gagang Pintu? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Apa yang Terjadi Jika Semua Hutan di Bumi Hilang? Bukan Cuma Hewan, Kehidupan Manusia Ikut Terancam

Buah Kalengan Ternyata Bisa Menyehatkan, tetapi Perhatikan 2 Hal Ini Sebelum Membelinya
