Merdunya Azan Pak Polisi di Tengah Demonstrasi

Reporter : Ahmad Baiquni
Selasa, 1 Oktober 2019 15:02
Merdunya Azan Pak Polisi di Tengah Demonstrasi
Polisi ini mengingatkan semua Muslim akan kewajiban mereka kepada Tuhannya.

Dream - Menjaga situasi tetap kondusif tentu sudah jadi tugas polisi. Meski begitu, mereka juga punya kewajiban sebagai hamba Tuhan.

Beredar video haru menunjukkan seorang petugas kepolisian melantunkan azan. Dia dan seluruh rekan sesama polisi sedang bertugas menghalau demonstrasi.

Video tersebut diunggah pada akun Instagram @m.bachrunnajah. Pemilik akun menuliskan kalimat seputar video ini.

" Di saat kubu sebelah menyudutkan pihak Aparat yang menurutnya berlebihan menangani DEMO Anarkhis,, Disatu sisi, Pihak Aparat adalah manusia biasa yang mempunyai Keluarga dan Kehidupan spiritualnya," tulis @m.bachrunnajah.

 

1 dari 6 halaman

Merdunya Azan

Dalam video itu, terlihat polisi mengenakan seragam khas untuk menghalau massa. Di badah serta lengan dan kakinya terpasang tameng pelindung.

Polisi itu berdiri di samping mobil pengeras suara. Dia mengumandangkan azan melalui pengeras suara dalam mobil tersebut.

Azan yang terlantun dari polisi tersebut sungguh merdu. Mengingatkan semua Muslim akan kewajiban mereka menyembah Tuhannya.

Sementara suara massa aksi terdengar riuh. Bersahutan dengan merdunya azan dari polisi ini.

 

      View this post on Instagram

"DUA SISI" Disaat kubu sebelah menyudutkan pihak Aparat yang menurutnya berlebihan menangani DEMO Anarkhis,, Disatu sisi, Pihak Aparat adalah manusia biasa yang mempunyai Keluarga dan Kehidupan spiritualnya. Dalam kondisi "PERJUANGAN" #Jihad membela Negara dan melayani masyarakat, saya sangat terharu ketika lantunan suara Adzan memanggil Sholat dilantunkan dengan merdu oleh salah seorang Pelayan masayarakat ini. Mari kita semua beribadah bersama, untuk Agamamu, Agama Kita dengan hati penuh Kasih Sayang 🙏 @m.bahrunnajach #tegalrejomagelang #magelang #jawatengah #magelangexplore #magelanghits #magelangkota #magelangcity #magelangkabupaten #purworejo #temanggung #wonosobo #polri

A post shared by M. Bahrun Najach. MAGELANG🇮🇩 (@m.bahrunnajach) on

2 dari 6 halaman

Banjir Komentar Positif

Unggahan ini mendapat respon positif dari netizen. Banyak dari mereka terharu dengan aksi polisi ini.

" Sisi agamis dr polisi kita..," tulis @tri_ubeck.

" Semagant bapak2 polisi," tulis @verryanissa.

" Semoga TNI, Polri senantiasa mendapatkan perlindungan dari Tuhan YME," tulis @ursulaschintz.

(ism)

3 dari 6 halaman

Tangis Kapolres dan Penjual Onde-onde, Bikin Hati Teriris

Dream - Suasana haru menyelimuti prosesi pisah sambut Kapolres Padang Panjang dari AKBP Cepi Noval kepada AKBP Sugeng Hariyadi pada Sabtu lalu, 21 September 2019. Bukan semata ucapan selamat, namun ada kesedihan mendalam.

Dalam sebuah video yang diunggah di akun Instagram polisi_indonesia, terlihat AKBP Cepi pamit dan bersalaman kepada sejumlah rekan di halaman Mapolres Padang Panjang.

Beberapa saat kemudian, Cepi menyalami gadis yang menyunggi nampan di kepalanya.

Gadis kecil itu menangis sesenggukan sebelum bersalaman dan mencium tangan Cepi. Sesekali, dia usap air matanya dengan jilbabnya.

Usai bersalaman, Cepi terlihat memegangi kepala gadis itu dan berusaha menghiburnya. Dia usap kening gadis itu dengan jarinya, dan memintanya tenang.

"Bapak pamit..., rajin belajar..., dan banyak sabar ya nak... Jangan takut ada Kapolres baru...," kata Cepi kepada gadis penjual onde-onde itu.

 

      View this post on Instagram

Seorang gadis kecil penjual 'ondeh ondeh' menyeruak masuk menembus barisan polisi ditengah acara pisah sambut Kapolres Padang Panjang dari AKBP Cepi Noval SIK, kepada AKBP Sugeng Hariyadi. S.I.K., M.H., hari ini Sabtu 21 September 2019 di halaman Mapolres Padang Panjang. Entah apa yang membuat anak kecil ini berani masuk dalam kerumunan banyak orang dan menuju kehadapan Pak Cepi Noval. Ada air mata yang meleleh dari sudut matanya, anak ini menangis, ia sedih mendapat khabar bahwa Pak Cepi Noval akan meninggalkan Padang Panjang. Rupanya Kapolres karismatik itu adalah salah seorang pembeli ondeh ondehnya yang jika setiap bertemu akan selalu memborong habis dagangannya. Kapolres bersahaja itu menghampiri sang gadis kecil seraya berkata, "Bapak pamit..., rajin belajar..., dan banyak sabar ya nak... Jangan takut ada Kapolres baru...", ungkapnya haru sambil menghapus air mata si gadis kecil yang meleleh bening dikedua pipinya. " Gadis kecil penjual onde onde itu masih sekolah," ungkap Sang Kapolres tersendat. (NarasibygrupFbppo) Vidio take by bripda @alvirary #bapak akbp @cepinovalii @humas_polres_padang_panjang @indozone.id @infosumbar @ind_uniform @padangpanjang.online @bhayangkari_sumbar @humaspoldasumbar @polantasindonesia @officialhitamputihtrans7 @makasar_info

A post shared by polisi_indonesia (@polisi_indonesia) on

4 dari 6 halaman

Terobos Pengamanan Sertijab

Ada kisah mengharukan antara Cepi dengan gadis itu. Gadis penjual kue onde-onde itu merasa sangat kehilangan Cepi yang harus menjalani pindah tugas.

Ternyata, Cepi adalah pelanggan setia dagangan gadis itu. Setiap kali bertemu, Sang Kapolres selalu memborong habis seluruh onde-onde remaja itu.

Kabar pindah tugas Cepi membuat gadis remaja itu sangat sedih. Dia sangat kehilangan sosok polisi yang selama ini telah baik padanya, bahkan ikhlas memberikan bantuan kepadanya.

Ingin berjumpa terakhir kalinya, gadis itu nekat menerobos kerumunan banyak orang hingga bisa berdiri tepat di depan Cepi. Dia seperti ingin mengucapkan salam perpisahan meski dengan berat hati. (ism)

5 dari 6 halaman

Selesai Masa Tugas, Guru Ini Dapat Hadiah Mengharukan dari Murid

Dream - Kalian mungkin punya pengalaman mengharukan ketika sekolah dulu, misalnya saat guru favorit pindah ke sekolah lain atau masa tugas mereka berakhir.

Saat itu tentu akan ada siswa yang memberikan hadiah perpisahan untuk sang guru tercinta. Umumnya hadiah hanya berupa bunga, cangkir, atau pena.

Namun seorang guru Malaysia ini mendapati hadiah unik dan begitu berkesan dari seorang muridnya. Ia pun menceritakan kisahnya itu di twitter hingga akhirnya viral dan banyak diperbincangkan.

Guru itu merupakan pengajar cadangan yang bertugas selama dua bulan di sebuah SD di Johor, Malaysia.

6 dari 6 halaman

Pesannya Menyentuh

Meski hanya sebentar, keberadaannya begitu berkesan bagi murid-murid.

Lewat akun twitternya @fitriazmann, guru ini bercerita saat hari terakhirnya di sekolah ia mendapat banyak kado dari murid-muridnya.

Namun ada satu kado dari muridnya bernama Taufik yang begitu menarik perhatiannya.

Bahkan ia mengaku sempat menangis dikala membaca catatan singkat yang ditulis Taufik pada bungkus kado.

" Hadiah yang saya berikan ini merupakan benda yang paling saya sayang. Jadi saya harap setiap kali pak guru melihatnya pak guru akan ingat kepada saya," tulis Taufik.

Beri Komentar
Canggih, Restu Anggraini Desain Mantel dengan Penghangat Elektrik