Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Duta Besar Inggris Moazzam Malik Dan Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir (Dream.co.id/Maulana Kautsar)
Dream - Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menjalin kerjasama dengan Kedutaan besar (Kedubes) Inggris. Kedua pihak sepakat mempromosikan pluralisme, toleransi, dan perlindungan Hak Asasi Manusia (HAM).
Kerjasama ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir dengan Duta Besar Inggris untuk Indonesia Moazzam Malik.
" Muhammadiyah ingin mempelopori dan membawa semangat membangun peradaban dunia," kata Haedar, Senin, 16 Mei 2016.
Untuk menguatkan kerjasama ini, kata Haedar, kedua pihak akan menggelar sejumlah kegiatan di tingkat lembaga pendidikan, baik sekolah maupun universitas. Selain itu, keduanya mendorong adanya pertukaran pemuda dan pelajar.
" Ini menjadi bagian dari upaya Indonesia untuk menjalin kemitraan dengan Inggris dan Eropa. Upaya ini untuk memperpendek rasa ketidakpahaman dan rasa saling curiga. Dua hal yang muncul karena kurangnya komunikasi kedua belah pihak," ucap dia.
Duta Besar Inggris Moazzam Malik menyambut baik penandatanganan nota kesepahaman ini. Menurut dia, citra Islam di dunia saat ini rusak karena munculnya sekelompok orang yang menggunakan nama Islam sebagai penguat tindak kekerasan.
Untuk itu, dia mengatakan, perlu upaya membangun kembali semangat Islam yang damai seperti yang dicontohkan di Indonesia.
" Indonesia mencontohkan Islam tanpa stereotipe dan radikalisme. Islam di sini maju dengan adanya kesetaraan laki-laki dan perempuan. Islam juga dipraktikan secara damai," kata dia.
Malik mengatakan kemitraan antara Kerajaan Inggris dengan Muhammadiyah diharapkan mampu menjadi pintu pembuka bagi peradaban dunia yang lebih damai.
" Harapan saya, melalui kerjasama ini kita dapat bekerja bersama dan berhasil bersama," kata dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam