Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Fakta-fakta pembunuhan sadis EP karyawan pabrik plastik di Kosambi, Kabupaten Tangerang, mulai terkuak.
Berikut fakta pembunuhan sadis EP:
1. Satu dari tiga terduga pelaku pembunuhan yang ditangkap polisi berstatus siswa SMP. Pelaku berinisial RA, berusia 15 tahun. Diduga, RA yang menusukkan cangkul ke kelamin korban hingga tewas.
2. Korban menolak berhubungan badan. Pembunuhan sadis itu berawal saat pelaku RA, yang merupakan pacar korban, main ke mes karyawan tempat korban tinggal, Kamis malam 12 Mei 2016.
Di dalam kamar, keduanya sempat bercumbu. Namun korban menolak ketika RA mengajaknya berhubungan intim. Karena menolak, pria yang baru dikenal korban satu bulan itu marah.
3. RA Kembali ke kamar korban bersama dua rekannya. Dibantu temannya, RA maksa EP berhubungan badan. Namun, korban berontak. Hal itu membuat RA marah. Pelaku kemudian membekap mulut korban dan membuka pakaiannya hingga nyaris tanpa busana.
4. Setelah menyiksa dan memperkosa korban, RA menusukkan gagang cangkul ke dalam kelaminnya. Penyiksaan sadis itu membuat korban meregang nyawa.
5. Setelah memastikan EP tewas, pelaku meninggalkan korban. Pintu kamar korban dikunci dari luar.
Ditemukan dalam kondisi...
© Dream
6. Setelah memastikan korban tewas, para tersangka meninggalkan mess dengan membawa ponsel korban. Mayat korban ditemukan teman pabriknya pada Jumat, 13 Mei 2016.
7. Pelaku ditangkap Minggu dini hari. Dari tangan tersangka, polisi menyita barang bukti yang disita adalah, sepotong kaos oblong hitam, celana pendek jeans tersangka, sandal jepit dan ponsel milik tersangka. Ada juga sebuah ponsel milik korban.
8. Ketiga terduga pelaku memberikan keterangan yang tidak konsisten. Awalnya mengaku melakukan sendiri, kemudian berubah melakukan berdua,
9. Para pelaku akhirnya mengakui peran masing-masing dalam rekonstruksi.
10. Korban dikenal pendiam dan baik hati. Ibu korban histeris melihat kondisi anaknya dalam kondisi mengenaskan di rumah sakit. Ia meminta pelaku dihukum seberat mungkin. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya