Astaghfirullah..Inikah Kasus Pemerkosaan Tersadis di Dunia?

Reporter : Glugut Hari Pamungkas
Senin, 16 Mei 2016 17:01
Astaghfirullah..Inikah Kasus Pemerkosaan Tersadis di Dunia?
Indonesia dibuat gempar kasus pemerkosaan Yuyun. Kejadian sadis juga terjadi di Jepang

Dream – Indonesia sedang dalam status ‘rawan’ dalam hal kekerasan dan pemerkosaan. terakhir, Indonesia digemparkan dengan peristiwa pemerkosaan siswi SMP berinisial YY di Bengkulu.

Siswi SMP yang masih berumur 14 tahun itu diperkosa secara kejam oleh 14 siswa yang masih dibawah umur. Diperlakukan secara tidak manusiawi akhirnya YY meninggal di tempat dan mayatnya dibuang ke jurang untuk menghapus jejak.

Ternyata, Peristiwa serupa pernah terjadi juga di negara Jepang. Bahkan peristiwa tersebut dianggap sebagai kasus pemerkosaan tersadis di dunia. Korbannya juga seorang siswi yang masih di bawah umur dan dengan sadis diperkosa selama 44 Hari dengan pria sebanyak 100 orang yang diketahui sebagai gangster Yakuza.

Awalnya Junko Furata diculuk oleh 4 pria gangster Yakuza…baca selengkapnya di sini

1 dari 3 halaman

Lapor ke Polisi, Korban Perkosaan Bawa Alat Vital Pelaku

Dream - Seorang wanita datang ke kantor polisi dan mengaku dirinya telah diperkosa. Mengerikannya, ia datang melapor sambil membawa potongan alat vital yang diduga milik si pemerkosa.

Wanita 32 tahun itu mengatakan kepada petugas, dia telah berulang kali diperkosa oleh kakak iparnya, berhari-hari.

Saat peristiwa pemerkosaan terakhir, ia akhirnya nekat mengiris kemaluan sang pelaku dengan sabit.

Potongan alat vital yang masih berdarah-darah lantas dibawa ke hadapan petugas hingga mereka tertegun.

Polisi kemudian bergegas ke sebuah rumah di daerah Churhat di Kabupaten Sidhi pada hari Kamis sekitar pukul 06:00.

Tapi, sebelum bantuan medis diberikan, mereka telah menemukan tersangka tewas akibat bunuh diri.

Wanita itu mengatakan kepada petugas, suaminya bekerja di Nashik dan ia tinggal dengan saudara iparnya itu.

" Ketika ia memaksa saya, saya pura-pura setuju dan memutus kemaluannya dengan sabit," kata wanita itu kepada polisi seperti dikutip dari Times of India.

Tubuh pria itu ditemukan tergantung di pohon dekat rumah. Sementara wanita itu akhirnya ditangkap atas dugaan percobaan pembunuhan.

Sidhi SP Abid Khan mengatakan: " Ini adalah kasus yang jarang terjadi dan telah diselidiki untuk mengungkap motif yang tepat."

Polisi mengatakan, perempuan itu stabil secara mental dan tidak menyesal dengan apa yang telah dia lakukan. (Ism) 

2 dari 3 halaman

Alasan Konyol Bebaskan Miliarder dari Tuduhan Perkosaan

Dream - Banyak cara dilakukan orang agar bebas dari segala tuntutan hukum. Termasuk memberikan alasan yang terdengar tidak masuk akal.

Seperti seorang konglomerat asal Arab Saudi ini yang dinyatakan bebas dari tuntutan oleh pengadilan di Inggris. Padahal, dia sebelumnya menjalani sidang atas tuduhan melakukan pemerkosaan terhadap seorang gadis remaja.

Dengan mengungkapkan pembelaan yang terdengar konyol, tidak sengaja jatuh di atas tubuh gadis itu, dia pun divonis bebas oleh hakim.

Jutawan properti Ehsan Abdulaziz, 46, didakwa melakukan pemerkosaan terhadap gadis berusia 18 tahun di apartemennya di Maida Vale, London, pada Agustus 2014. Ehsan melakukan perbuatannya itu saat korban tidur di kursi sofa di luar kamarnya.

Kisah ini bermula ketika Ehsan bertemu dengan dua gadis di klub malam mewah Cirque le Soir di West End pada 7 Agustus lalu. Saat pulang Ehsan menawarkan diri untuk mengantar keduanya ke apartemen mereka di Aston Martin.

Namun di tengah jalan, Ehsan mengundang kedua gadis itu mampir ke apartemennya.

Ehsan mengajak teman korban, yang sudah dikenalnya selama tujuh bulan, ke kamarnya untuk berduaan.

Beberapa jam kemudian, korban yang sedang tidur di sofa, terperanjat karena Ehsan sudah berada di atas tubuhnya, memaksa untuk bercinta dengannya.

Namun di pengadilan Southwark Crown, Ehsan membantah. Dia mengaku terpeleset sehingga jatuh di atas tubuh korban. Ehsan malah menuduh korban berusaha merayu dirinya dengan menariknya ke atas tubuh korban.

" Saya terpeleset. Saya jatuh. Tapi tidak ada sesuatu yang terjadi di antara kami. Antara dia dan saya tidak terjadi apa-apa sama sekali," kata Ehsan membela diri.

Di hadapan hakim Martin Griffiths, Ehsan bahkan mengatakan dia justru berniat baik menolong korban dengan menawarkan pakaian untuk tidur. " Tetapi korban malah menarik saya sehingga saya jatuh di atas tubuhnya," katanya.

Saat ditanya mengenai sperma di celananya, Ehsan mengaku itu mungkin memang miliknya. Namun itu karena dia habis bercinta dengan teman korban.

" Apakah Anda memiliki kebiasaan bertemu seorang gadis untuk pertama kalinya di sebuah klub dan kemudian mengantarkan mereka kembali rumahnya?" tanya pembelanya, Jason Bartfeld QC. Yang dijawab Ehsan, " Itu tidak pernah terjadi dalam hidup saya. Saya selalu menghormati wanita dan saya juga punya saudara wanita."

Ehsan menikah dan tinggal bersama dengan istri dan anaknya yang berusia 10 tahun. Namun saat kejadian berlangsung, istri dan anaknya sedang menghabiskan musim panas di negara asalnya Republik Ceko.

Dalam dokumen pengadilan, Ehsan mengaku ia dan istrinya telah pisah ranjang dan tidak berhubungan layaknya suami istri selama delapan tahun terakhir.

" Saya tidak pernah pergi keluar untuk mencari gadis muda dalam hidup saya," katanya.

Ehsan masih saja membantah ia pergi ke klub malam mewah untuk mentraktir minum dan menggaet gadis-gadis muda.

(Ism, Sumber: Daily Mail)

3 dari 3 halaman

Balas Dendam Sadis Korban Perkosaan

Dream - Seorang gadis India berusia 13 tahun asal kota Khair, Uttar Pradesh diduga membunuh anak laki-laki dari seorang pria yang pernah memperkosanya.

Am, 5 tahun, dipancing pada malam hari oleh gadis itu ke sebuah lahan kosong sebelum dipenggal kepalanya.

Setelah membunuh Am, gadis yang tak disebutkan identitasnya ini memasukkan jasad bocah malang itu ke dalam kantong plastik dan membakarnya.

Pembunuhan mengerikan ini diketahui ketika seekor anjing menyeret keluar bagian tubuh Am yang setengah terbakar, yang ditemukan terkubur di bawah tumpukan batu bata.

Gadis itu mengaku dendam setelah menjadi korban perkosaan ayah korban yang bernama Rinku pada awal bulan ini.

Menurut pernyataan gadis itu, Rinku telah memperkosanya pada hari Minggu setelah memberikan cairan pemutih yang aromanya biasa dihirup untuk mabuk.

Kepolisian setempat telah mencatat kasus pembunuhan dan perkosaan tersebut. Polisi OP Singh mengatakan pelaku memiliki riwayat kecanduan narkoba dan sering berkelahi karena masalah kecil.

" Ibunya sedang sakit dan ayahnya bekerja sebagai buruh. Dia berasal dari keluarga yang sangat miskin dan tidak ada disiplin dari keluarganya," kata Singh.

Akibat pembunuhan sadis yang dilakukannya, gadis itu telah dikirim ke penjara remaja Ghaziabad dan Rinku didakwa kasus pemerkosaan.

(Ism, Sumber: The Times Of India)

Beri Komentar