Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Mengawali 2018, Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Zainut Tauhid Sa'adi mengajak masyarakat untuk mengevaluasi diri. Zainut berharap pergantian tahun dapat dimaknai sebagai langkah merancang masa depan yang lebih baik dan produktif.
" Lakukan perenungan untuk memaknai pergantian tahun dengan penuh keimanan, ketakwaan dan keikhlasan serta senantiasa mengharap ridha Allah SWT dalam suasana hati yang sejuk, tenang dan damai," ucap Zainut dalam keterangan tertulis yang diterima Dream.
Selain itu, Zainut mengimbau masyarakat dan negara untuk selalu menjaga toleransi dan wawasan kebhinekaan. Upaya menjaga keamanan negara ini sebagai langkah dalam menghadapi pilkada serentak pada 2018.
" Saling mencintai dan saling menolong dalam semangat persaudaraan kebangsaan, ukhuwah wathaniyyah," kata dia.
Lebih lanjur, Zainut juga berharap umat Islam dan masyarakat Indonesia dapat membangkitkan ekonomi dan pendidikan Indonesia.
Melihat antusiasme warga dalam merayakan pergantian tahun baru semalam, MUI memandang tidak pelarangan. Tetapi, kata Zainut, perayaan pergantian tahun harus dirayakan dengan cara yang wajar dan tidak berlebihan, boros, dan sia-sia.
Advertisement

Hedonic Treadmill: Mengapa Kebahagiaan Terasa Cepat Berlalu?

Mengapa Wadah Plastik Menyimpan Bau dan Noda, tetapi Kaca Tidak?

Orang yang Menguasai Banyak Bahasa Diduga Memiliki Otak hingga 13 Tahun Lebih Muda

Ukuran Betis Ternyata Bisa Mengungkap Kondisi Kesehatan Pria, Ini Penjelasan Ilmiahnya

Abu Vulkanik Letusan Anak Krakatau Sampai Jakarta, Bandara Soekarno Hatta Ditutup Sementara

Penelitian Ungkap Mengapa Otak dengan ADHD Mungkin Lebih Kreatif?

Anak Laki-Laki dan Perempuan Harus Diasuh Berbeda? Ini Penjelasan Psikologi Anak