MUI: Israel Akan Jadikan Yerusalem Sebagai Ibukota Negara

Reporter : Muhammad Ilman Nafi'an
Jumat, 21 Juli 2017 06:01
MUI: Israel Akan Jadikan Yerusalem Sebagai Ibukota Negara
Terowongan di bawah Masjid Al Aqsa, konon untuk rapat pimpinan petinggi Israel.

Dream - Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri Majelis Ulama Indonesia (MUI), Muhyiddin Junaidi, mengatakan, upaya Israel menutup Masjid Al Aqsa sejatinya bukan tanpa alasan. Israel selalu mengganggu ketenangan warga Palestina karena ingin memindahkan ibukotanya dari Tel Aviv ke Yerusalem.

" Proyeksinya Israel untuk menguasai Al Quds Al Syarif (Masjid Al Aqsa) dan memindahkan semua kedutaan besar, untuk pindah ke Yerusalem dan akan menjadikan Yerusalem sebagai ibukota negara zionis. Kedutaan Besar Amerika (Serikat) konon sudah siap-siap pindah," kata kata Muhyiddin di Kantor MUI, Jakarta, Kamis 20 Juli 2017.

Menurut dia, Israel juga telah membuat terowongan di bawah Masjidil Aqsa yang digunakan untuk rapat oleh Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu.

" Sesungguhnya apa yang dilakukan oleh Israel saat ini karena Israel merasa di atas angin akibat konflik sejak tahun 2011, konflik di kawasan teluk terutama teluk Arab," tambah dia.

Selain faktor konflik, pemimpin yang dulu membela Palestina saat ini sudah tidak lagi berkuasa. Apalagi, ekonomi negara-negara di Timur Tengah tengah melemah.

" Sehingga, Israel semakin berani untuk melakukan hegemoni melebarkan sayap dan melakukan ekspansi wilayah (Palestina)," ucap dia.

Beri Komentar