Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dream - Majelis Ulama Indonesia (MUI) berencana mengevaluasi proses persidangan kasus dugaan penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Mereka ingin mencari tahu perlakuan tak hormat yang diterima Ketua Umum MUI, Ma'ruf Amin, saat bersaksi.
"Tanpa bermaksud mencampuri proses hukum yang sedang berjalan, MUI akan mengevaluasi semua proses persidangan yang berlangsung kemarin dan akan memberikan sikap atas perlakuan yang tidak terpuji kepada Ketua Umum MUI," Wakil Ketua Umum MUI, Zainut Tauhid Saadi, dalam keterangan tertulis diterima Dream, Rabu 1 Februari 2017.
Zainut menyebut Ma'ruf yang juga Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) itu diperlakukan selaiknya terdakwa. Padahal, status Ma'ruf adalah saksi. "Lebih dari tujuh jam beliau 'diadili' laiknya seorang terdakwa," kata dia.
Dia menjelaskan, kehadiran Ma'ruf merupakan bukti ketaatan dan penghormatan pada proses hukum yang ditempuh untuk menghindari konflik. Tetapi, tambah dia, Ma'ruf justru diperlakukan seolah terdakwa.
"Beliau sebagai saksi diperlakukan seolah-olah sebagai terdakwa. Dicecar pertanyaan yang menyudutkan, dengan bahasa yang sarkastik, tendensius dan menjurus kepada fitnah," ucap dia.
Meski begitu, Zainut meminta umat Islam tidak terprovokasi oleh hasutan pada peristiwa tersebut. "Tetap mengedepankan semangat ukhuwah Islamiyah dan menjaga persatuan dan kesatuan bangsa," ujar dia.
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?