7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Lafaz Nabi Muhammad SAW Di Reruntuhan Gempa Di Donggala, Sulteng (Foto: AFP)
Dream - Jelang peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengajak umat Islam meningkatkan ketakwaan kepada Allah saat peringatan maulid Nabi Muhammad SAW.
Wakil Ketua Umum MUI, Zainut Tauhid Sa'adi, cara meningkatkan ketakwaan itu dengan berbuat kebajikan dna beramal saleh.
" Dengan cara meneladani sifat dan akhlak mulia Nabi Muhammad SAW sebagaimana misi kenabiannya yaitu untuk menyempurnakan kemuliaan akhlak umat manusia," ujar Zainut, dalam keterangan tertulisnya, Senin, 19 November 2018.
Zainut juga mengajak kepada semua umat Islam agar dapat mewarisi semangat dan misi kenabian yaitu semangat pembebasan dari ketertindasan. Baik ketertindasan dari kemiskinan, kebodohan maupun keterbelakangan.
Sebab, kata Zainut, hakekat dari misi risalah Nabi Muhammad SAW yaitu membela kaum yang lemah dan tertindas dengan berempati merasakan beratnya penderitaan mereka (`azizun `alaihi ma `anittum) dan memberi rasa aman dan sentosa (harishun `alaikum).
" Serta memberikan rasa belas kasih sayang terhahadap sesama umat manusua (raufun rahim)" kata dia.
MUI menyeru kepada kaum Muslimin untuk mengembangkan sikap toleransi (tasamuh), keseimbangan (tawazun), dan bersikap adil (i'tidal) dalam menjalankan ajaran agama. Sehingga, tidak terjebak pada pertentangan dan perselisihan sempit (furuiyyat) yang dapat merusak tali silaturahmi antarumat Islam.
" MUI mengajak seluruh umat beragama untuk mengembangkan hidup damai, penuh harmoni dan toleransi (tasamuh) antarumat beragama. Hal tersebut merupakan spirit aktualisasi dari visi Islam rahmatan li al-‘alamin," ucap dia.
Selain itu, MUI juga mengajak semua komponen bangsa untuk terus menjaga dan merawat persatuan Indonesia. Sebab, kemerdekaan Indonesia yang diraih dengan perjuangan dan pengorbanan merupakan perjanjian yang mengikat seluruh komponen bangsa untuk hidup bersama secara damai, rukun dan harmonis. (ism)
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?