Sempat Dilupakan, Mumi 3.500 Tahun Akhirnya Ditemukan

Reporter : Puri Yuanita
Minggu, 17 Desember 2017 12:00
Sempat Dilupakan, Mumi 3.500 Tahun Akhirnya Ditemukan
Setelah digali dengan hati-hati, makam tersebut memperlihatkan mumi yang dikubur bersama dengan harta bendanya sekitar 3.500 tahun yang lalu.

Dream - Sebuah makam Mesir Kuno yang belum pernah dibuka sejak ditemukan pada tahun 90an mengungkapkan fakta cukup mengejutkan.

Setelah digali dengan hati-hati, makam tersebut memperlihatkan mumi yang dikubur bersama dengan harta bendanya sekitar 3.500 tahun lalu.

Kuburan tersebut adalah satu dari makam yang digali oleh dua arkeolog Mesir di nekropolis atau kompleks pemakaman Dra 'Abu el-Naga' di Luxor, dekat Lembah Para Raja.

Menurut Kementerian Urusan Barang Antik Mesir, makam tersebut dibuat pada Dinasti ke-18 yang memerintah Mesir Kuno antara tahun 1549 sampai dengan tahun 1292 Sebelum Masehi (SM).

Makam tersebut ditemukan dan diberi nomor Kampp 161 oleh pakar sejarah Jerman Friederike Kampp-Seyfried pada tahun 90an. Dia mengamati dan mencatatnya, tapi tidak sampai masuk ke dalamnya.

Kampp 161 tidak pernah disentuh, sementara makam lainnya, Kampp 150, hanya digali sampai pintu masuknya. Sejak saat itu, kedua makam itu sama sekali terlupakan sampai datangnya musim penggalian arkeologi terbaru. Penggalian terbaru itu dimulai ketika sebuah ekspedisi Kementerian Urusan Barang Antik Mesir membuka makam tersebut.

1 dari 2 halaman

Hakim yang Hidup 3.000 Tahun Lalu

Ditemukan tidak jauh dari tempat makam lain yang ditemukan di nekropolis yang sama, Kampp 161 itu adalah makam Userhat, seorang hakim yang hidup 3.000 tahun yang lalu. Temuan ini diumumkan pada bulan April lalu.

Pemilik dari dua makam yang baru digali belum diidentifikasi, tapi mereka mungkin orang penting. Hal itu ditandai dengan banyaknya barang dan dekorasi yang memberi petunjuk kapan mayat itu dikebumikan.

Kampp 161, berdasarkan lukisan dinding, ukiran dan prasasti yang ditemukan di dalamnya, berasal dari sekitar akhir masa pemerintahan Firaun Amenhotep II dan anaknya Thutmose IV, sekitar tahun 1400 SM.

Lukisan pada dinding menggambarkan seorang pria sedang membawakan bunga dan persembahan kepada para leluhur dan istrinya. Ada juga sebuah adegan yang menggambarkan empat baris tamu. Para arkeolog juga menemukan topeng upacara penguburan, kaki kursi, dan bagian peti mati.

Kampp 150 adalah di mana mumi yang dibungkus linen ditemukan. Ternyata, itu adalah makam yang kaya akan harta karun.

Makam tersebut bertanggal sekitar masa pemerintahan Firaun Thutmose I. Hal ini ditandai dengan lempengan bergambar raja yang terukir di langit-langit salah satu ruang makam. Pemerintahan Thutmose I dimulai sekitar tahun 1506 SM. Sehingga makam mumi di sini sekitar seabad lebih tua dari Kampp 161.

2 dari 2 halaman

Ukiran Nama di Pintu Masuk Makam

Ada juga petunjuk tentang siapa yang mungkin telah dikuburkan di dalamnya. Nama 'Djehuty Mes' ditemukan terukir di salah satu dinding di pintu masuk makam.

Tapi nama seorang juru tulis bernama Maati dan istrinya Mehi ditemukan terukir pada 50 kerucut makam - benda misterius yang ditemukan di banyak makam Mesir - yang ada di salah satu bilik makam.

Sebuah tugu terpisah di makam menjadi pertanda makam seorang wanita bernama Isis Nefret, yang mungkin ibu pemilik makam itu. Isis Nefret dimakamkan dengan sejumlah patung ushabti, yang salah satunya menggambarkan wanita itu dalam bentuk Osiris.

Makam utama terdiri dari 100 kerucut makam, sejumlah topeng upacara penguburan kayu, 450 patung, sebuah kotak peti mati kecil yang mungkin berisi patung ushabti, dan tembikar tanah liat bergambar kapal .

Berdasarkan apa yang kita tahu sejauh ini dan barang-barang kuburan ditemukan, sepertinya mumi itu mungkin pejabat tertinggi di istana firaun saat itu. Untuk saat ini informasi tentang makam itu masih terbatas karena tidak semua temuan arkeolog diungkapkan di depan publik.

(Sumber: sciencealert.com)

Beri Komentar