Ngaku Sakti, Dimas Kanjeng Ngumpet di Balik Pintu Saat Dibekuk

Reporter : Eko Huda S
Rabu, 28 September 2016 13:31
Ngaku Sakti, Dimas Kanjeng Ngumpet di Balik Pintu Saat Dibekuk
"Hayoo mau kemana kamu, ayo ikut," kata polisi.

Dream - Banyak orang percaya Dimas Kanjeng Taat Pribadi punya ‘kesaktian’ dan bisa mendatangkan uang secara gaib. Tapi nyatanya, pemimpin padepokan di Probolinggo yang menjadi tersangka kasus pembunuhan itu tak berkutik saat ditangkap polisi.

Tak muncul kesaktian apapun. Jangankan lolos, melawan pun tidak. Saat ditangkap, Dimas Kanjeng hanya mengenakan kaos warna ungu dan bersembunyi di balik pintu.

“ Dia ditangkap saat sembunyi di belakang pintu ruang fitnes di padepokannya,” kata anggota Polda Jatim yang enggan disebutkan namanya, sebagaimana dikutip Dream dari akun Facebook Divisi Humas Polri, Rabu 28 September 2016.

Dimas Kanjeng ditangkap karena diduga membunuh dua mantan muridnya, Abdul Ghoni dan Ismail pada 6 Juli Silam. Keduanya diduga dihabisi karena membongkar modus penipuan penggandaan uang di padepokan itu.

 

1 dari 2 halaman

Operasi Senyap

Untuk menangkap Dimas Kanjeng, polisi sangat berhati-hati. Sebanyak 1.200 personel dari berbagai kesatuan, mulai dari reserse, intel, hingga brimob dikerahkan ke padepokan yang terletak di Dusun Sumber Cengkelek, Wangkal, Gading, Kabupaten Probolinggo, pada Kamis pekan lalu.

Operasi senyap dipersiapkan secara matang sejak dua bulan. Bahkan, ada polisi yang menyamar masuk ke padepokan, untuk memastikan Dimas Kanjeng Taat Pribadi benar-benar berada di padepokannya.

Setelah informasi valid menyebut Dimas Kanjeng berada di padepokan, ribuan polisi yang sebelumnya berada di luar, sebagian masuk menggeledah setiap bangunan di padepokan itu.

Polisi memeriksa tempat menginap para pengikut Dimas Kanjeng. Termasuk tempat tinggal Kanjeng. Polisi menggeledah dan memeriksa setiap ruangan. Namun tak berhasil ditemukan.

 

2 dari 2 halaman

'Hayoo Mau ke Mana Kamu...'

Akhirnya anggota Ditreskrimum Polda Jatim berinisiatif masuk ke ruang fitnes dan memeriksa seluruh sudut ruangan.

Ternyata, Dimas Kanjeng mengenakan kaos warna ungu sedang bersembunyi di balik daun pintu.

“ Hayoo mau kemana kamu, ayo ikut,” kata petugas. Dimas Kanjeng pun tak melakukan perlawanan dan dibawa polisi.

Beri Komentar