6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Dream - Banyak orang percaya Dimas Kanjeng Taat Pribadi punya ‘kesaktian’ dan bisa mendatangkan uang secara gaib. Tapi nyatanya, pemimpin padepokan di Probolinggo yang menjadi tersangka kasus pembunuhan itu tak berkutik saat ditangkap polisi.
Tak muncul kesaktian apapun. Jangankan lolos, melawan pun tidak. Saat ditangkap, Dimas Kanjeng hanya mengenakan kaos warna ungu dan bersembunyi di balik pintu.
“ Dia ditangkap saat sembunyi di belakang pintu ruang fitnes di padepokannya,” kata anggota Polda Jatim yang enggan disebutkan namanya, sebagaimana dikutip Dream dari akun Facebook Divisi Humas Polri, Rabu 28 September 2016.
Dimas Kanjeng ditangkap karena diduga membunuh dua mantan muridnya, Abdul Ghoni dan Ismail pada 6 Juli Silam. Keduanya diduga dihabisi karena membongkar modus penipuan penggandaan uang di padepokan itu.
© Dream
Untuk menangkap Dimas Kanjeng, polisi sangat berhati-hati. Sebanyak 1.200 personel dari berbagai kesatuan, mulai dari reserse, intel, hingga brimob dikerahkan ke padepokan yang terletak di Dusun Sumber Cengkelek, Wangkal, Gading, Kabupaten Probolinggo, pada Kamis pekan lalu.
Operasi senyap dipersiapkan secara matang sejak dua bulan. Bahkan, ada polisi yang menyamar masuk ke padepokan, untuk memastikan Dimas Kanjeng Taat Pribadi benar-benar berada di padepokannya.
Setelah informasi valid menyebut Dimas Kanjeng berada di padepokan, ribuan polisi yang sebelumnya berada di luar, sebagian masuk menggeledah setiap bangunan di padepokan itu.
Polisi memeriksa tempat menginap para pengikut Dimas Kanjeng. Termasuk tempat tinggal Kanjeng. Polisi menggeledah dan memeriksa setiap ruangan. Namun tak berhasil ditemukan.
© Dream
Akhirnya anggota Ditreskrimum Polda Jatim berinisiatif masuk ke ruang fitnes dan memeriksa seluruh sudut ruangan.
Ternyata, Dimas Kanjeng mengenakan kaos warna ungu sedang bersembunyi di balik daun pintu.
“ Hayoo mau kemana kamu, ayo ikut,” kata petugas. Dimas Kanjeng pun tak melakukan perlawanan dan dibawa polisi.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
