Di Balik 8 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo
Kepuasan Publik Setelah Dua Tahun Prabowo-Gibran
Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
Mengira Patung, Pria Ini Digigit Buaya Hingga Tangannya Hancur.
Dream - Seorang kakek di Filipina mengalami nasib naas setelah digigit seekor buaya sepanjang 3,6 meter.
Cerita berawal ketika Nehemias Chipada merayakan ulang tahunnya yang ke-68 pada 10 November lalu.
Waktu itu dia pergi bersama keluarganya ke taman wisata Amaya View di Cagayan de Oro City, Mindanao Utara.
Ketika jalan-jalan di taman wisata itu, Nehemias melihat ada buaya di kolam yang dikiranya patung.
Nehemias berpikiran demikian karena di dekat kolam tersebut ada patung kura-kura raksasa.

Ketika kejadian, Nehemias berswafoto sambil memegang HP sementara tangan kirinya diletakkan di punggung 'patung' buaya.

Namun sesi swafoto itu berubah jadi tragedi ketika 'patung' buaya itu tiba-tiba bergerak dan menyambar tangannya.
Nehemias yang terkejut tak bisa berbuat banyak ketika buaya itu menyeretnya ke dalam kolam.
Kejadian mengerikan itu disaksikan oleh seluruh keluarga yang merekam peristiwa tersebut.

Dalam rekaman video yang kemudian dihapus terdengar Nehemias hanya bisa menjerit minta tolong ketika buaya ganas itu menggigit tangannya.
Meski demikian, Nehemias akhirnya bisa menyelamatkan dirinya lepas dari gigitan buaya tersebut.

Tampak dalam beberapa foto yang diunggah putrinya, Nehemias telentang dalam kondisi lemas di pinggir kolam.
Sementara tangan kirinya terlihat mengalami luka yang sangat parah akibat digigit buaya.
Beruntung tangan Nehemias tidak putus dan dia langsung dibawa ke Pusat Kesehatan Northern Mindanao untuk mendapat perawatan.
Hasil pemeriksaan dokter menyebutkan kakek tersebut mengalami patah tulang dan luka parah di lengan kiri. Paha kirinya juga memerlukan jahitan.
Awalnya keluarga Nehemias menyalahkan pihak taman wisata karena tidak memasang tanda peringatan di kolam buaya itu.

Namun pihak pengelola taman wisata membantah telah melakukan kelalaian. Mereka menunjukkan bahwa kolam itu sudah diberi pengaman yang cukup.

Selain sudah membiayai pengobatan Nehemias, mereka juga sudah memasang tanda peringatan kolam itu dihuni buaya air asin.
Sumber: Utusan