7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin (YouTube/Sekretariat Kabinet)
Dream - Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin mendapat kesimpulan pandemi Covid-19 bisa ditangani dengan mengurangi laju penularan. Kesimpulan ini dia dapatkan setelah mendampingi Presiden Joko Widodo bertukar pendapat dan pengalaman dalam rapat bersama lima gubernur terkait penanganan Covid-19 di daerah masing-masing pada Rabu malam, 3 Februari 2021.
" Kesimpulan kami satu, cara untuk mengatasi pandemi ini adalah dengan mengurangi laju penularan," ujar Budi dalam konferensi pers disiarkan channel YouTube Sekretariat Kabinet.
Menurut Budi, cara tersebut harus dilakukan agar seluruh rumah sakit serta sarana kesehatan tidak terbebani. Di samping itu sekaligus mempersiapkan pelaksanaan program vaksinasi.
" Tetapi misi utamanya perang menghadapi pandemi ini adalah mengurangi laju penularan," kata dia.
Dari hasil diskusi bersama lima gubernur, kata Budi, terdapat beberapa program yang cukup efektif mengurangi laju penularan Covid-19 di sejumlah daerah. Di antaranya program Jogo Tonggo, Kampung Tangguh, dan Desa Siaga.
" Yang sebenarnya sangat erat dengan budaya asli Indonesia dan sangat tepat untuk menjawab bagaimana kita mengatasi pandemi ini dengan mengurangi laju penularan virus ini," kata Budi.
Budi menilai program mikro yang dijalankan di level terkecil hingga keluarga merupakan inisiatif tepat dalam penanganan pandemi. Inisiatif ini bisa menyeimbangkan perbaikan sektor kesehatan dengan mengurangi laju kecepatan penularan.
" Juga menjaga bagaimana masyarakat masih bisa hidupnya berjalan normal," kata Budi.
Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?