Dokter Penembak Istri Pernah Dipecat karena Kasus Perkosaan

Reporter : Maulana Kautsar
Jumat, 10 November 2017 14:02
Dokter Penembak Istri Pernah Dipecat karena Kasus Perkosaan
Pelaku pernah diduga pernah memerkosa karyawan klinik tempat dahulu dia bekerja.

Dream - Dokter Helmy yang menembak istrinya enam kali hingga tewas, Dokter Lety di Klinik Az-Zahra, Cawang, Jakarta Timur, diduga pernah memerkosa karyawan klinik di Jakarta Timur.

Belakangan diketahui, Helmy bekerja sebagai dokter di klinik yang sama dengan korban pemerkosaannya.

" Dia pernah kerja di sebuah klinik cuma dipecat karena kasus pemerkosaan," ujar Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur AKBP Sapta Maulana, Jumat, 1o November 2017.

Tetapi, Sapta tak mengetahui nasib korban pemerkosaan itu. Sebab, hingga saat ini si korban tidak melaporkan kasus yang dialaminya ke polisi.

" Korban tidak membuat laporan kasus pemerkosaan ke kita," kata Sapta.

Dokter Helmy menembak mati istrinya, Letty, di Klinik Az-Zahra, Jakarta Timur pada Kamis, 9 November 2017. Awalnya, Helmy hanya ingin berbincang dengan Lety mengenai masalah rumah tangga mereka. Helmy membawa pistol untuk menakut-nakuti istrinya.

" Bukan membunuh ya. Intinya dia mempersiapkan senjata untuk menakut-nakuti, ternyata berubah pikiran ya (nembak)," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Raden Argo Yuwono, di Jakarta, Jumat, 10 November 2017.

Argo mengatakan awalnya, Helmy ingin mengajak Lety berbincang empat mata. Tapi, ajakan itu ditolak Lety.

" Begitu nggak mau, dia langsung melakukan kejahatan, istrinya lari, masuk ruang administrasi dan ditembak itu," ucap Argo. (ism) 

 

Beri Komentar