Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Dokter Helmy yang menembak istrinya enam kali hingga tewas, Dokter Lety di Klinik Az-Zahra, Cawang, Jakarta Timur, diduga pernah memerkosa karyawan klinik di Jakarta Timur.
Belakangan diketahui, Helmy bekerja sebagai dokter di klinik yang sama dengan korban pemerkosaannya.
" Dia pernah kerja di sebuah klinik cuma dipecat karena kasus pemerkosaan," ujar Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur AKBP Sapta Maulana, Jumat, 1o November 2017.
Tetapi, Sapta tak mengetahui nasib korban pemerkosaan itu. Sebab, hingga saat ini si korban tidak melaporkan kasus yang dialaminya ke polisi.
" Korban tidak membuat laporan kasus pemerkosaan ke kita," kata Sapta.
Dokter Helmy menembak mati istrinya, Letty, di Klinik Az-Zahra, Jakarta Timur pada Kamis, 9 November 2017. Awalnya, Helmy hanya ingin berbincang dengan Lety mengenai masalah rumah tangga mereka. Helmy membawa pistol untuk menakut-nakuti istrinya.
" Bukan membunuh ya. Intinya dia mempersiapkan senjata untuk menakut-nakuti, ternyata berubah pikiran ya (nembak)," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Raden Argo Yuwono, di Jakarta, Jumat, 10 November 2017.
Argo mengatakan awalnya, Helmy ingin mengajak Lety berbincang empat mata. Tapi, ajakan itu ditolak Lety.
" Begitu nggak mau, dia langsung melakukan kejahatan, istrinya lari, masuk ruang administrasi dan ditembak itu," ucap Argo. (ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya