Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dream - Pemakaman seorang Muslim yang meninggal menjadi kewajiban Muslim lain. Para ulama menyepakati hukum mengurus jenazah Muslim adalah fardlu kifayah.
Hukum tersebut mengikat semua Muslim, bahkan di seluruh dunia. Kewajiban ini akan gugur jika sudah dikerjakan oleh sebagian Muslim.
Dalam beberapa pengalaman, kita sering menjumpai pemakaman jenazah ditunda dengan alasan menunggu anggota keluarga berkumpul. Padahal, mereka berada jauh dari tempat tinggal si mayit.
Lantas, apakah praktik ini dibolehkan?
Terkait persoalan ini, ada anjuran dalam fikih untuk menyegerakan pemakaman jenazah. Penundaan dibolehkan asalkan hanya beberapa saat dan tidak terlalu lama.
Anjuran itu didasarkan pada hadis yang diriwayatkan Bukhari dan Muslim dengan sanad Abu Hurairah RA dari Rasulullah Muhammad SAW.
"Segerakanlah pengurusan jenazah. Jika dia orang baik, berarti kalian menyegerakan dia untuk mendapat kebaikan. Jika dia bukan orang baik. berarti kalian segera melepaskan keburukan dari tanggung jawab kalian."
Terdapat riwayat lain yang menguatkan pandangan di atas, yaitu hadis Thabrani yang diriwayatkan dari Ibnu Umar RA yang berasal dari Nabi Muhammad SAW.
"Apabila ada orang yang mati di antara kalian, maka jangan ditahan, dan segerakan dia ke makamnya."
Dua hadis di atas merupakan hujah untuk menyegerakan pemakaman seorang Muslim. Sehingga, menyegerakan pemakaman dengan alasan tertentu sangat dianjurkan dan menyalani syariah, seperti penjelasan Imam Ibnu Utsaimin dalam kitab Fatawa Nur 'ala Ad Darb.
"Di kesempatan ini saya ingin mengingatkan masalah yang mulai menjadi tradisi sebagian masyarakat terkait pengurusan jenazah, yaitu mengakhirkan pemakaman jenazah, hingga semua keluarga, kerabat dan temannya datang padahal dari tempat jauh. Terkadang ditunggu sehari atau 2 hari, sementara dia belum dipersiapkan. Ini kesalahan. Karena, apabila mayit itu mukmin, maka yang paling dia inginkan adalah segera mendapatkan kenikmatan yang telah Allah janjikan untuknya."
Baca selengkapnya di tautan berikut ini
Advertisement


Anak Terlihat Dewasa dan Selalu Mengalah? Waspadai Parentifikasi yang Bisa Berdampak hingga Dewasa

Ramai Isu Putus Kabel RI–Singapura: Kenapa Internet Dunia Belum Bisa Pindah ke Satelit?

Prancis dan Italia Diguncang Demo Besar-besaran, Apa yang Membuat Warga Turun ke Jalan?

LEPAS Warnai Jakarta Fashion Week 2027, Kenalkan Leopard Aesthetics lewat Otomotif dan Fashion

Prancis dan Italia Diguncang Demo Besar-besaran, Apa yang Membuat Warga Turun ke Jalan?

Ramai Isu Putus Kabel RI–Singapura: Kenapa Internet Dunia Belum Bisa Pindah ke Satelit?