Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli
Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest
3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram
Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian
Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini
Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
5 Makanan Olahan yang Bisa Dikonsumsi Setiap Minggu untuk Membantu Menjaga Kolesterol
Ilustrasi
Dream - Kementerian Kesehatan mencatat saat ini varian Omicron telah mendominasi penularan Covid-19 di Indonesia. Data terkini menunjukkan kasus Omicron mencapai 98 persen dari total kasus positif Covid-19.
" Kita melihat kasus Omicron secara nasional dilaporkan ada 98 persen dan lainnya 2 persen," ujar Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi, melalui kanal Kemenkes.
Masyarakat yang sudah divaksinasi, kata Nadia, masih bisa terkena varian Omicron. Menurut Nadia, sebanyak 24,3 persen dari total pasien terjangkit Omicron adalah mereka yang sudah divaksin lengkap.
Namun demikian, mereka yang sudah mendapatkan vaksin dua kali cenderung mengalami gejala ringan. Di kasus tertentu, pasien bahkan tidak mengalami gejala.
" Hal ini tentu menunjukkan bahwa vaksin yang kita pakai saat ini bermanfaat untuk mencegah infeksi menjadi sakit berat," kata Nadia.
Selanjutnya, Nadia mengungkapkan jumlah kasus harian Covid-19 terkini telah melampaui puncak gelombang kedua akibat varian Delta. Data per 15 Februari 2022, kasus positif harian tercatat mencapai 57.049 pasien, lebih tinggi dari 15 Juli 2021 sebanyak 56.757 pasien.
Meski begitu, kasus kematian akibat varian Omicron tidak tinggi. Bahkan jauh lebih rendah dari varian Delta.
" Melihat jumlah kematian kemarin dilaporkan ada 134 kematian, jumlah ini jauh lebih rendah," terang Nadia.
Saat varian Delta menyerang, Nadia mengungkapkan kasus harian tercatat di atas 56 ribu. Sementara angka kematiannya dilaporkan mencapai 2.500.
Advertisement

Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis

Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi

Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya

Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?

Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli

Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest

3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram