Perahu Firaun Ditemukan di Giza, Misteri Mesir Kuno Terkuak?

Reporter : Sugiono
Jumat, 23 Juni 2017 10:01
Perahu Firaun Ditemukan di Giza, Misteri Mesir Kuno Terkuak?
Artefak itu bukan sekadar sepotong kayu belaka. Penemuan ini akan mengungkapkan arti atau kehidupan baru.

Dream - Sebuah papan kayu setinggi 26 meter, yang diyakini berasal dari perahu Firaun, Raja Khufu, ditemukan di dekat Piramida Agung di Giza pada hari Rabu, 14 Juni 2017.

Raja Khufu, yang membangun Piramida Agung Giza sebagai makamnya, memerintah Mesir selama dinasti ke empat pada lebih dari 4.500 tahun yang lalu.

Menurut laman Egyptian Streets, perahu tersebut, yang merupakan perahu ke dua yang ditemukan di situs itu, diyakini juga dibuat untuknya.

Pertama kali ditemukan pada tahun 1980an, para ahli mengklaim sejauh ini telah menemukan 700 bagian perahu dari situs itu. Dan mereka percaya telah menemukan sebagian besar dari keseluruhan perahu Raja Khufu.

Ahli arkeologi dan ahli konservasi mengangkat papan kayu, yang diyakini sebagai bagian dari perahu Firaun, itu dari sebuah lubang yang dalamnya hampir tiga meter di bawah tanah.

Mereka kemudian memindahkannya ke pusat konservasi yang berada di sebelah lokasi penemuan.

1 dari 1 halaman

Bukan Kayu Biasa

Dream - Pakar Mesir Kuno, dosen dan pemandu wisata, Ahmed Seddik, mengatakan, para arkeolog akan berusaha untuk mendokumentasikan dan menyelidiki setiap bukti yang berhubungan dengan penemuan itu.

" Artefak itu bukan sekadar sepotong kayu belaka. Penemuan ini akan mengungkapkan arti atau kehidupan baru. Ini akan membantu mengungkapkan misteri atau menyatukan potongan bukti seperti sebuah puzzle raksasa," ujar Seddik.

Para ahli arkeologi dan ahli botani kuno dapat menggunakan potongan-potongan kayu itu untuk mempelajari spesies, iklim, habitat kuno, dan usia, dari penemuan tersebut.

Egyotian Streets menyebut, arkeolog Mesir dan Jepang sedang mengerjakan proyek itu dengan tujuan untuk mengembalikan semua potongan perahu dan memajangnya di Museum Grand di Mesir, saat dibuka tahun depan.

Seddik mengatakan kabar penemuan potongan kayu perahu Raja Khufu ini dipastikan bisa membantu pariwisata Mesir, jika disajikan dengan cara yang menarik.

" Mengingat kemegahan Mesir, arkeologi dan berita penemuan ini seharusnya ada di halaman depan," tambah Seddik. (ism)

Beri Komentar