Sosok Wanita 'Pembisik' Kim Jong Un dan Donald Trump

Reporter : Maulana Kautsar
Rabu, 13 Juni 2018 17:24
Dia menjadi satu-satunya orang yang menyaksikan pertemuan tertutup dua pemimpin negara tersebut.

Dream - Pertemuan antara pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, dengan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, di Capella Hotel, Pulau Sentosa, Singapura, berjalan lancar. Ada sosok wanita yang menjadi kunci dari suksesnya pertemuan itu.

Sosok itu bukanlah Ivanka atau Melanie Trump. Bukan pula Ri Sol-Ju. Wanita itu dikenal dengan nama Lee Yun-hyang. 

Lee merupakan satu-satunya wanita yang menyaksikan langsung pertemuan tertutup antara Trump dengan Kim. Dia kembali muncul saat delegasi dari dua negara berunding.

Sehari-harinya, Lee bekerja sebagai juru bicara Departemen Luar Negeri AS. Karena perannya yang sangat penting, Lee mendapat sanjungan dari banyak pihak,

Ahli Korea Utara di Institut Perdamaian AS Universitas Johns Hopkins, Frank Aum, memiliki pendapat tersendiri pada Lee. " Ia tidak mencoba untuk menjadi bintang dalam KTT tersebut," kata Aum, dikutip dari Time, Rabu 13 Juni 2018.

Lee dinilai menjadi 'pahlawan tanpa tanda jasa' dalam negosiasi bersejarah itu. Wanita itu dianggap berjasa menjembatani komunikasi antara Trump dan Kim.

Selain menjadi juru bicara, Lee juga mengepalai divisi layanan penafsiran Departemen Luar Negeri AS. Dia berkarir di departemen tersebut sejak AS dipimpin Presiden George W. Bush dan Barrack Obama. 

 Perempuan yang membisiki Trump dan Kim Jong Un

Bahkan, Lee dilaporkan ikut hadir bersama Trump saat menyambut tiga warga negara AS yang dibebaskan Korea Utara.

Lee memperoleh gelar Master bidang interpretasi dan terjemahan dari Hankuk University of Foreign Studies di Seoul, Korea Selatan. Dia meraih gelar Ph.D. dari Faculty of Translation and Interpreting di University of Geneva pada 2009.

Sebelum bekerja untuk Deplu AS, ia sempat mengajar di Monterey Institute of International Studies di Middlebury College, California, dan Ewha University di Korea Selatan. Lee juga pernah tergabung dalam International Association of Conference Interpreters.

(Sah, Sumber: Liputan6.com/Teddy Tri Setio Berty)

Beri Komentar
Cowok-Cowok Ditantang Pakai Masker + Nyanyi Lagu Nasional, Bisa Nggak Sih?