Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
(Foto: Siberian Times)
Dream - Video saat-saat terakhir pilot Rusia yang jet tempurnya ditembak jatuh oleh kelompok oposisi yang berafiliasi dengan Al-Qaeda di Suriah beredar di dunia maya.
Mayor Roman Filipov terpaksa keluar dari jet tempur Su-25 pada hari Sabtu setelah ditembak jatuh menggunakan rudal pertahanan udara portabel (MANPAD).
Filipov sedang menjalankan tugas rutin pengawasan dengan terbang rendah di atas Provinsi Idlib, Suriah, saat pesawatnya ditembak jatuh.
Pilot tempur berusia 33 tahun itu menyelamatkan diri dengan menggunakan kursi lontar. Sayangnya, dia mendarat di area yang masih dikuasai kelompok oposisi.
Sebagian besar wilayah Provinsi Idlib masih dikuasai kelompok Hayat Tahrir al-Sham atau sebelumnya dikenal dengan nama Front Al-Nusra.
© Dream
Dream - Dalam video yang dirilis oleh Hayat Tahrir al-Sham itu, terlihat beberapa orang bersenjata berlari ke lokasi jatuhnya pesawat yang dikemudikan oleh Filipov.
Tak lama kemudian terdengar suara saling tembak antara Filipov dan kelompok oposisi yang berafiliasi dengan al-Qaeda itu.
Ketika Filipov kehabisan dan terkepung oleh kelompok oposisi yang semakin mendekat, dia meledakkan granat sebelum berteriak 'Ini semua untuk kemenangan kami'.
Rupanya Filipov memilih mengakhiri hidup dengan meledakkan dirinya daripada ditangkap dan dijadikan tawanan perang.
© Dream
Dream - Keberanian pria dari Vladivostock itu membuat Kementerian Pertahanan Rusia memberikan medali tertinggi bagi pria itu, yaitu Medali Pahlawan Rusia.
"Pilot itu meninggal dengan gagah berani. Keluarga dan teman pilot mengucapkan duka cita, dan kami bangga dengan pahlawan kami," kata juru bicara Kremlin Dmitry Peskov pada hari Senin.
Insiden Sabtu itu terjadi di salah satu dari empat zona de-eskalasi di Suriah yang disepakati dan dipantau oleh Turki, Rusia dan Iran pada Mei 2017.
Insiden kematian Mayor Filipov ini adalah pertama kalinya sebuah jet Rusia ditembak jatuh dari darat di Suriah.
Namun kematian itu meninggalkan kengerian yang tak terhingga bagi warga Idlib.
Insiden itu telah menyebabkan gelombang pembalasan dari Rusia dan Pemerintah Suriah yang telah mengakibatkan ratusan kelompok oposisi dan warga sipil tewas.
"Idlib tidak pernah menjadi zona aman. Itu sebuah nama yang ironis untuk sebuah provinsi," kata aktivis lokal bernama Wissam Zarqa.
(ism, Sumber: independent.co.uk)
Advertisement

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

3 Jenis Makanan yang Sebaiknya Dihindari Sebelum Olahraga, Menurut Ahli Gizi

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

Sering Minum Boba? Ini 5 Dampaknya bagi Tubuh, dari Gula Darah hingga Asupan Antioksidan

Kenapa Ada Orang Suka Sayur Pahit, tetapi Ada yang Tak Tahan Bau Ketumbar? Ini Penjelasan Sains

Sering Tersengat Listrik Saat Memegang Gagang Pintu? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Cuma 10 Menit Olahraga Sehari Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Ini Temuan Peneliti