Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Pegawai Kemenag Jalani Vaksinasi Covid-19 (Kemenag)
Dream - Lebih dari 3 ribu PNS di lingkungan Kementerian Agama hari ini, Senin 8 Maret 2021, menjalani vaksinasi Covid-19. Pelaksanaan vaksinasi bertempat di halaman Gedung Kemenag di Jalan Lapangan Banteng No. 3-4, Jakarta Pusat.
" Vaksinasi ini wajib diikuti oleh seluruh ASN Kemenag. Ini ikhtiar untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19," ujar Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, saat membuka pelaksanaan vaksinasi di Kemenag.
Gus Yaqut menyatakan vaksinasi juga menjadi tanggung jawab dari setiap petugas pelayanan masyarakat termasuk di lingkungan Kemenag. Sehingga, kata dia, tidak ada alasan untuk menolak vaksinasi.
" Apalagi, vaksin ini sudah diterbitkan sertifikat halalnya oleh BPJPH setelah keluar fatwa halal dari MUI dan aman menurut BPOM," kata dia.
Kepala Biro Umum Kemenag, Yayat Supriyadi, mengatakan jumlah pegawai yang tercatat menerima vaksinasi sebanyak 3.628 orang. Rinciannya, 2.858 PNS dan sisanya adalah pegawai non-PNS serta dilaksanakan secara bertahap dalam beberapa hari.
" Targetnya, ada 90 orang yang akan divaksin per jamnya. Jadi untuk hari ini targetnya ada 540 pegawai yang akan divaksin," kata Yayat.
Untuk hari ini, kata Yayat, penerima vaksin yaitu pejabat Eselon I dan II, perangkat Menteri Agama dan Wakil Menteri Agama, serta seluruh ASN yang bertugas di Sekretariat Jenderal. Vaksinasi pejabat Eselon I lainnya dilaksanakan di hari lain yang sudah dijadwalkan panitia.
Khusus untuk pegawai wanita, Yayat mengatakan panitia telah menyediakan bilik khusus. Demikian pula dengan petugas vaksinasi.
" Jadi peserta vaksinasi perempuan juga akan dilayani oleh tenaga kesehatan perempuan," ucap dia.
Lebih lanjut, dia menyampaikan vaksinasi dilaksanakan dalam dua tahap. Tahap pertama berlangsung pada 8 sampai 12 Maret 2021.
" Sementara tahap kedua akan dilaksanakan akhir Maret," kata dia.
Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya