12 Tahun Jadi PNS Pemkot Bekasi, Ternyata Warga Negara Asing

Reporter : Maulana Kautsar
Senin, 22 Agustus 2016 18:15
12 Tahun Jadi PNS Pemkot Bekasi, Ternyata Warga Negara Asing
Yang mengejutkan, dia berhasil menyembunyikan status kewarganegaraan hampir selama 12 tahun.

Dream - Status kewarganegaraan di lingkungan pemerintah kembali menjadi perhatian publik. Kasus kali ini menimpa seorang pegawai negeri sipil (PNS) di Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi bernama Joanina de Jesus Carvalho.

Joanina yang bekerja sebagai staf di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) berstatus warga negara asing (WNA) asal Timor Leste. Joanina pun akhirnya dicopot dari status PNS yang disandangnya.

" Joanina terdata sebagai warga Timur Leste, statusnya sudah dicabut sebagai pegawai Pemkot Bekasi. Saat ini yang bersangkutan bukan pegawai lagi," kata Kabid Administrasi Pegawai, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Bekasi, Ali Sofyan, Senin, 22 Agustus 2016.

Menurut Ali, pemecatan Joanina berdasarkan keputusan Nomor 881/Kep.117-BKD/VI/2016 tentang keputusan Badan Kepegawaian Negara (BKN).

" Diberhentikan sebagai PNS dilingkungan pemerintah Bekasi," kata dia.

 

1 dari 2 halaman

Tak Dapat Hak Pensiun

Dream - Berdasarkan keputusan itu, kata dia, Joanina tidak diberikan hak pensiun sebagaimana diatur dalam Pasal 2 Peraturan Pemerintah Nomer 5 Tahun 2001. Joanina pun tidak dapat diaktifkan kembali sebagai PNS.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bekasi, Alexander Zulkarnain membenarkan, kasus yang dialami Joanina.

" Tadinya PNS biasa, dia melepaskan kewarganegaraan Indonesia sejak jejak pendapat lalu," kata Alexander.

 

2 dari 2 halaman

Rahasia 12 Tahun

Dream - Uniknya, status kewarganegaraan Joanina tidak diketahui selama hampir 12 tahun. Joanina menjadi PNS di Pemkot Bekasi pada 2002 hingga 2014.

Status kewarganegaraan Joanina Pemkot Bekasi baru diketahui setelah ada petugas PT Dana Tabungan dan Asuransi Pegawai Negeri (PT TASPEN) yang memeriksa kelengkapan identitas pribadinya.

" Sekitar tahun 2014, ada petugas Taspen, dan dia sudah mengambil hak-haknya sejak 2002," ucap dia.

Barulah setelah 2014, proses pemberhentian Joanina dilakukan. Tetapi, proses pemberhentian itu ternyata memakan waktu yang lama. Hingga akhirnya, bulan ini baru keluar surat keputusan pemberhentiannya.

" Sekarang sudah diberhentikan sebagai PNS," ucap dia.(Sah)

Beri Komentar