Belajar dari SBY, Begini Cara Ubah Janji Kampanye Menjadi Program Nyata Pemerintahan
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Polwan Dan Kowad Berhijab Tengah Bertugas Mengamankan Demo 4 November (Dream.co.id/Ilman Nafi'an)
Mereka akan membagikan permen dan minuman saat peserta demo 4 November berada di depan Istana Negara.
Dream - Ratusan Polwan dan Korps Wanita TNI AD (Kowad) berhijab dikerahkan untuk mengawal demonstrasi menuntut proses hukum dugaan penistaan agama oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama.
Salah satu Polwan berhijab, Komisaris Polisi Sri Purwanti, mengatakan, sekitar 100 Polwan berhijab di lingkungan Polda Metro Jaya dilibatkan dalam pengamanan demonstrasi ini. Mereka bertugas di depan Istana Negara.
"Dari Polda Metro Jaya ada 100, kalau jumlah keseluruhan personel gabungan ada 268 personel," kata Sri di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Jumat 4 November 2016.
Sri menuturkan, para Polwan dan Kowad berhijab ini bertugas membagikan konsumsi kepada para demonstran.
© Dream
Menurut Sri, konsumsi seperti permen dan minuman baru akan dibagikan saat massa berada di depan Istana Negara.
"Dalam pelaksanaannya dari Istiqlal, muaranya kan ke Istana. Jadi, nanti kita berikan permen dan minuman. Kita berharap aman dan lancar semuanya," ucap dia.
Senada dengan Sri, Kowad berhijab, Pembantu Letnan Dua Rini, berharap aksi unjuk rasa ini dapat berjalan dengan damai, aman dan lancar.
"Saya sih berharap semuanya dapat damai dan aman ya, kita kan semuanya saudara," kata Rini.