Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Pembakaran HTI Terus Menuai Polemik (Foto: Liputan6.com)
Dream - Polisi menangkap pria yang membawa bendera organisasi terlarang Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) saat peringatan Hari Santri Nasional (HSN) di Lapangan Limbangan, Garut, Jawa Barat. Bendera itulah yang dibakar anggota Banser pada Senin 22 Oktober 2018.
" Polda Jabar berhasil mengamankan pembawa bendera HTI di upacara HSN Garut," kata Ditreskrimum Polda Jawa Barat, Kombes Umar Surya Fana, dikutip dari Liputan6.com, Kamis 25 Oktober 2018.
Meski begitu, Umar tak mengungkapkan identitas pria tersebut. Dia juga tak menyebut lokasi penangkapan.
Sebelumnya, Umar mengatakan, sedang memburu penyusup di acara peringatan HSN di Lapangan Limbangan, Garut. Dia menyebut pembawa bendera itu penyusup karena panitia HSN sepakat tak membawa atribut lain selain bendera merah putih.
Umar menyebut, acara HSN itu dipimpin Camat Limbangan. Awalnya, prosesi upacara berjalan kondusif. Tetapi, ketika di tengah upacara, muncul lelaki berkopiah dan mengenakan kain berwarna hijau, mengibarkan bendra mirip HTI.
" Sebagai pihak keamanan yakni Banser bersikap. Karena telah diatur dalam tupoksi pada saat rapat awal," kata dia.
Banser kemudian mengamankan orang itu lalu dibawa ke posko. Banser juga mengamankan bendera, lalu si pemuda tersebut. Sementara, si pemuda kembali mengikuti upacara.
" Pada saat itu ditanya tidak bawa STNK, KTP atau identitas lainnya sama sekali. Hanya ngaku orang Cibatu. Dan memang bahasanya mengunakan logat Sunda," ujar dia.
Setelah selesai upacara ada dua anggota Banser yang membakar bendera.
" Tindakan pembakaran tadi dilakukan oleh subyek tanpa adanya niat apapun kecuali yang ia tahu ini bendera HTI," kata dia.
Sumber: Liputan6/Nafiysul Qodar
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya