PJJ Buat Murid SD Alami 5-6 Bulan Ketertinggalan Pendidikan

Reporter : Ahmad Baiquni
Kamis, 14 Oktober 2021 13:01
PJJ Buat Murid SD Alami 5-6 Bulan Ketertinggalan Pendidikan
Pandemi menimbulkan dampak terhadap dunia pendidikan.

Dream - Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) selama pandemi Covid-19 memberikan dampak signifikan terutama pada penurunan dalam capaian pendidikan. Pelaksanaan Pendidikan Tatap Muka (PTM), meski dilakuan terbatas, diharapkan bisa meredam dampak yang lebih besar.  

Direktur Sekolah Dasar Kemendikbudristek, Sri Wahyuningsih, meyakini kebijakan PTM bisa menjadi solusi untuk mencegah terjadinya penurunan capaian pendidikan semakin tajam.

" PTM adalah solusi dari adanya penurunan capaian belajar," kata Sri pada Indonesia Hygiene Forum ke-8, Rabu, 13 Oktober 2021.

Menurut Sri, PJJ yang terpaksa dilakukan selama pandemi telah memicu penurunan standar deviasi sekitar 0,44 hingga 0,47 persen. Ini setara dengan 5-6 bulan ketertinggalan pendidikan.

Di sisi lain, jumlah anak putus sekolah meningkat karena faktor ekonomi akibat orangtuanya kehilangan pemasukan selama pandemi Covid-19. Ditambah, tidak semua daerah mampu memfasilitasi pembelajaran jarak jauh karena kendala teknologi dan internet.

Dengan turunnya tren kasus positif Covid-19 belakangan, Sri mengharapkan masyarakat bisa memanfaatkannya untuk segera menggelar PTM. Dia menegaskan PTM harus menjadi perhatian dengan menerapkan sejumlah batasan mulai jumlah murid, guru, serta durasi waktu belajar.

1 dari 3 halaman

Potensi 'Long Covid' Pada Anak Harus Diwaspadai

Sementara itu, Pakar Epidemiologi dari Universitas Gadjah Mada, Bayu Satria Wiratama, mengingatkan pelaksanaan PTM juga harus diikuti dengan kesadaran risiko terpapar Covid-19 untuk waktu yang lama (15 minggu) atau " Long Covid” dapat terjadi pada anak.

Potensi tersebut bisa saja terjadikarena vaksinasi saat ini baru menyasar anak sekolah usia 12 tahun ke atas. 

Bayu mengusulkan agar setiap sekolah memiliki Satuan Tugas (Satgas) dan Peta Laksana saat menjalankan PTM. " Misalnya ada satu orang yang dilaporkan harus ke Puskesmas, kan nggak mungkin langsung sekolah tutup," kata Bayu.

Diskusi virtual© Dream.co.id

Sementara dari sisi orangtua, Bayu mengatakan mereka perlu memberikan contoh yang baik kepada buah hati. Teladan itu bisa diberikan misalnya dengan menggunakan masker saat menemani PTM atau kegiatan lain yang mengharuskan keluar rumah.

Hal ini penting dilakukan karena anak menghabiskan waktu lebih banyak dengan keluarganya ketimbang bersama teman-teman di sekolah. Orangtua juga harus selalu mengingatkan anak untuk memastikan kebersihan dengan rajin mencuci tangan.

Chief of Water, Sanitation & Hygiene (WASH) UNICEF Indonesia, Kannan Nadar, menambahkan anak merupakan kelompok masyarakat yang perlu diperhatikan.

" Perlindungan anak adalah tanggung jawab kita semua, kunci PTM yaitu kesehatan yang tepat," kata Nadar.

(Sah, Laporan: Angela Irena Mihardja)

© Dream
2 dari 3 halaman

Studi: Dua Dosis Vaksin Kurangi Setengah Risiko Long Covid

Dream - Penelitian yang dilakukan King Collage London, Inggris, menunjukkan bahwa orang dewasa yang sudah menerima suntikan vaksin penuh tidak hanya mengurangi risiko tertular, tetapi juga memperkecil risiko terkena long Covid.

Penelitian tersebut memperlihatkan orang yang telah mendapat dua dosis vaksin kemungkinan kecil risiko keparahan berkurang 50 persen jika dibandingkan dengan mereka yang belum menerima suntikan vaksin sama sekali.

Dalam sebuah penelitian, sebagian orang yang pernah terkena Covid dan kembali pulih dalam waktu empat pekan dapat mengalami gejala tambahan selama berbulan-bulan. Ini yang disebut sebagai long Covid.

Hasil penelitian tersebut dipublikasikan di jurnal The Lancet Infectious Diseases. Para peneliti juga menegaskan bahwa vaksinasi bisa menyelamatkan nyawa dan mencegah penyakit parah.

Namun disebutkan, dampak vaksin terhadap long Covid masih belum banyak diteliti.

3 dari 3 halaman

Selain mengungkap dampak vaksin terhadap long Covid, para peneliti di Inggris juga menyerukan kelompok rentan mendapat vaksin penguat atau booster.

" Dalam konteks long Covid, kabar baiknya adalahh hasil penelitian kami menemukan orang yang sudah mendapat dua dosis vaksin kecil risikonya terpapar virus dan jika pun terkena maka kecil kemungkinannya akan mengalami long Covid," kata Penny Ward, dokter yang ikut dalam penelitian dalam penulisan jurnal yang disusun di UK-based Science Media Centre, Rabu 1 September 2021.

Sebelumnya juga, Menteri Kesehatan Inggris, Sajid Javid, mengatakan vaksin menyelamatkan lebih dari 105.000 nyawa dan mencegah lebih dari 24 juta warga tertular.

" Sudah jelas vaksin mampu melindungi diri dari virus dan cara terbaik untuk melindungi orang dari penyakit serius. Saya sangat menyarankan siapa pun yang bisa divaksin agar segera mendapat dua dosis vaksin sesegera mungkin," kata Javid.

Sumber: CNN

© Dream
Beri Komentar