Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Pengendara Uber (huffingtonpost.com)
Dream - Kisah haru datang dari India, tepatnya di New Delhi. Bukan dari seorang kaya raya, melainkan pengendara taksi online.
Kisah ini dituturkan oleh seorang penumpang taksi online Uber, Anirban Banerjee. Dia sempat heran dengan tingkah pengendara taksi yang dia tumpangi.
Di hadapan Banerjee, si pengendara bernama Vivek Kumar, melepas jaket kulit yang dia kenakan saat berhenti di lampu lalu lintas. Kumar lalu membuka kaca jendelanya.
" Ini cukup dingin," kata Banerjee.
Kumar tidak memberikan tanggapan. Dia memberikan jaket kulit itu kepada seorang tuna wisma yang duduk di pinggir trotoar dan kembali ke posisi awalnya.
" Benar, Pak. Ini cukup dingin," kata Kumar saat duduk di kursi pengendara.
Banerjee menulis kisah itu di kolom komentar akun Uber milik Kumar. Seketika, Kumar langsung dikenal banyak orang.
© Dream
Dream - Huffington Post perwakilan India kemudian menemui Kumar. Saat bertemu, Kumar mengatakan perbuatan yang telah dia lakukan bukanlah tindakan hebat.
" Saya tidak melakukan hal besar. Ini normal. Setiap orang bisa melakukannya," kata Kumar.
Kumar mengaku hanya memiliki satu jaket yang membuatnya tetap hangat. Jaket itu dia beli tiga tahun lalu dari Sinagar saat dia mengendarai mobil touring.
" Saya tidak punya jaket sekarang. Tapi orang itu lebih butuh daripada saya. Dia duduk di sana sambil memegang dadanya. Itu pemandangan yang saya tangkap," kata Kumar.
© Dream
Dream - Kumar yang berusia 40 tahun memiliki dua orang putri. Kepada mereka, Kumar selalu mengajarkan untuk berbuat baik.
" Jika ada seseorang yang membutuhkan dibandingkan kamu, berikan pada mereka. Inilah kemanusiaan," kata Kumar.
Kumar juga menyimpan kotak koin di dalam mobilnya. " Saya berikan kepada difabel dan kaum jompo," ucap dia.
Driver itu mengaku tidak mau memberikan donasi ke kotak amal tempat ibadah. Alasannya, dia tidak tahu uangnya digunakan untuk apa.
" Kita tidak pernah tahu untuk siapa uang itu. Lebih baik saya berikan kepada ribuan tuna wisma sebisa saya," tutur Kumar.
(Ism, Sumber: huffington post)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya