Aksi Sopir Taksi ke Tuna Wisma Ini Panen Haru...

Reporter : Ahmad Baiquni
Kamis, 15 Desember 2016 08:12
Aksi Sopir Taksi ke Tuna Wisma Ini Panen Haru...
Kumar hanya punya satu jaket. Dia memberikan jaket itu kepada tuna wisma kedinginan di pinggir jalan.

Dream - Kisah haru datang dari India, tepatnya di New Delhi. Bukan dari seorang kaya raya, melainkan pengendara taksi online.

Kisah ini dituturkan oleh seorang penumpang taksi online Uber, Anirban Banerjee. Dia sempat heran dengan tingkah pengendara taksi yang dia tumpangi.

Di hadapan Banerjee, si pengendara bernama Vivek Kumar, melepas jaket kulit yang dia kenakan saat berhenti di lampu lalu lintas. Kumar lalu membuka kaca jendelanya.

" Ini cukup dingin," kata Banerjee.

Kumar tidak memberikan tanggapan. Dia memberikan jaket kulit itu kepada seorang tuna wisma yang duduk di pinggir trotoar dan kembali ke posisi awalnya.

" Benar, Pak. Ini cukup dingin," kata Kumar saat duduk di kursi pengendara.

Banerjee menulis kisah itu di kolom komentar akun Uber milik Kumar. Seketika, Kumar langsung dikenal banyak orang.

 

 

1 dari 2 halaman

Alasannya Mengejutkan

Dream - Huffington Post perwakilan India kemudian menemui Kumar. Saat bertemu, Kumar mengatakan perbuatan yang telah dia lakukan bukanlah tindakan hebat.

" Saya tidak melakukan hal besar. Ini normal. Setiap orang bisa melakukannya," kata Kumar.

Kumar mengaku hanya memiliki satu jaket yang membuatnya tetap hangat. Jaket itu dia beli tiga tahun lalu dari Sinagar saat dia mengendarai mobil touring.

" Saya tidak punya jaket sekarang. Tapi orang itu lebih butuh daripada saya. Dia duduk di sana sambil memegang dadanya. Itu pemandangan yang saya tangkap," kata Kumar.

 

2 dari 2 halaman

Tolak Kotak Amal

Dream - Kumar yang berusia 40 tahun memiliki dua orang putri. Kepada mereka, Kumar selalu mengajarkan untuk berbuat baik.

" Jika ada seseorang yang membutuhkan dibandingkan kamu, berikan pada mereka. Inilah kemanusiaan," kata Kumar.

Kumar juga menyimpan kotak koin di dalam mobilnya. " Saya berikan kepada difabel dan kaum jompo," ucap dia.

Driver itu mengaku tidak mau memberikan donasi ke kotak amal tempat ibadah. Alasannya, dia tidak tahu uangnya digunakan untuk apa.

" Kita tidak pernah tahu untuk siapa uang itu. Lebih baik saya berikan kepada ribuan tuna wisma sebisa saya," tutur Kumar.

(Ism, Sumber: huffington post)

Beri Komentar