Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Safaa Taouch (www.moroccoworldnews.com)
Dream - Safaa Taouch tak hanya berparas ayu. Putri Maroko itu juga memiliki jiwa sosial yang kuat. Dia sadar, kekuatan kecantikan bisa digunakan untuk kebaikan. Pembela kemanusiaan.
Karena itulah perempuan 24 tahun ini dipilih jadi satu-satunya wakil Dunia Arab untuk mengikuti ajang Miss Humanity International 2014 ke-4, yang akan digelar di Barbados pada 17 sampai 27 Agustus 2014.
Putri Kemanusiaan Internasional merupakan kontes yang inovatif dan menyeluruh. Berperan berjuang untuk kemanusiaan melalui penggalangan dana dan kesadaran.
Dikutip Dream.co.id dari laman Morocco World News, Rabu 6 Agustus 2014, Safaa pertama kali ikut kontes kecantikan pada 2012 di Maroko. Kala itu, dia mengikuti ajang Putri Maroko di Sefrou dan akhirnya menjadi runner up.
" Akhir 2012 saya menjadi Miss Arab World di Kairo, Mesir, sebelum komite memilih saya untuk mewakili Dunia Arab dalam ajang Miss Humanity International 2014," kata Saafa. Di tahun yang sama, dia menjadi Duta Persahabatan untuk anak terlantar dan tunawisma di Dunia Arab.
Saafa mengaku senang ditunjuk menjadi duta dalam ajang Miss Humanity International. Dia bersedia mengikuti lomba itu karena kesukaannya dalam membantu anak-anak. Sebagai Miss Maroko, Saafa tak hanya memandang kecantikan dari penampilan saja.
" Kecantikan itu kejujuran, integritas, kasih sayang, dan cinta masyarakat untuk Anda," kata perempuan yang tahun ini lulus dari Jurusan Manajemen Bisnis dan Pemasaran, Institut Teknologi Terapan (ISTA), Kenitra, ini.
" Saya bangga mewakili negara saya. Namun saya juga memiliki rasa tanggung jawab untuk mempromosikan citra baik perempuan Maroko pada dunia internasional dan menunjukkan keterbukaan dunia perempuan Maroko terhadap budaya lain," tambah Saafa.
Dalam ajang Putri Kemanusiaan Internasional ini, Saafa akan bersaing dengan 13 peserta dari berbagai negara, antara lain Amerika Serikat, Australia, Jamaika, Nigeria, Belgia, Afrika Selatan, dan lainnya. Dia mengaku mendapat dukungan penuh dari keluarga dan teman-temannya. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya