Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
(Sumber Foto: Ohbulan.com)
Dream - Video penampakan sebuah selokan di Jepang menjadi viral baru-baru ini. Begitu bersih dan jernihnya, sehingga selokan itu menjadi tempat hidup ikan.
Kisah selokan bersih dan jernih di Jepang itu diceritakan kembali oleh Kamarul Ilmar, warga Malaysia yang memiliki pengalaman bekerja sebagai kontraktor di negeri Sakura itu.
Berikut kisahnya:
Pasang Pipa Limbah dari Rumah Penduduk
Dua tahun sebelum ditarik kembali ke Malaysia, saya ditugaskan untuk menangani proyek pemasangan pipa limbah dari rumah penduduk di Jepang.
Ini adalah pengalaman baru bagi saya. Sebelum ini saya lebih fokus pada pekerjaan konstruksi infrastruktur seperti pembangunan jembatan, jalan raya dan perbaikan tebing sungai saja.
Saya bertanya kepada manajer saya, apa tujuan pasang pipa limbah ini. Dia mengatakan, kalau di kota-kota besar, sistem yang dinamakan Gesuido (Pipa Air Limbah) ini sudah lama diterapkan di Jepang.
Kepada Kamarul, sang manajer bercerita, dulu di kampung-kampung mereka hanya ada tangki limbah saja. Tiap kali tangki penuh mereka akan panggil truk pompa datang sedot.
" Kamu tahu? Air limbah ini tidak hanya limbah manusia, tapi semuanya. Bekas cucian, kamar mandi, dapur semuanya masuk tangki itu," kata manajer saya saat itu.
© Dream
Karena itu, dalam Sistem Gesuido ini, air limbah rumah tangga tidak satu tetes pun yang mengalir ke selokan. Air selokan hanya berisi air dari sungai dan hujan saja.
Meski begitu, limbah rumah tangga yang masuk ke dalam tangki dan diangkut truk itu akan diolah kembali sebelum dilepas ke alam.
" Semua air yang telah digunakan untuk keperluan rumah tangga dengan air alami yang masih bersih perlu dipisahkan. Ini agar air limbah rumah tangga dapat didaur ulang dan dilepaskan dalam kondisi bersih ke sungai-sungai," jelas manajer saya.
Kata manajer saya, air yang telah digunakan untuk keperluan rumah tangga tidak boleh dilepaskan begitu saja ke dalam selokan.
© Dream
" Pantas saja, ibu sebelah tempat saya tinggal santai saja mencuci sayur dengan air selokan," kata saya kepada manajer.
" Memang, sebab air dalam selokan itu hanya berisi air hujan dan air sungai. Memang selokan di sini hanya bertujuan mengalirkan air hujan saja," kata manajer saya.
Saya sekarang paham mengapa ikan koi bisa hidup di air selokan di Kota Tsuwano di Prefektur Shimane, tempat saya bekerja. Rupanya air selokan itu tak bercampur dengan air limbah rumah tangga.
(Sumber: Ohbulan.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya