Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Kapolri Jenderal Tito Karnavian menerima cinderamata mewah berupa pedang bersepuh emas dari Kerajaan Arab Saudi. Pedang itu diberikan langsung oleh Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Usamah bin Abdullah As Syuaibi.
Menurut Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Rikwanto, cinderamata itu diberikan kepada institusi Polri, bukan untuk Kapolri.
" Itu adalah cinderamata berupa pedang emas dalam kotak peti akan menjadi bagian dari Polri," kata Rikwanto di Mabes Polri, Jakarta, Senin 6 Maret 2017.
Rikwanto mengatakan, Polri akan melaporkan pemberian hadiah itu kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Keputusan itu dambil sebagai bentuk komitmen Polri menghindari gratifikasi.
" Nanti akan kami sampaikan ke KPK dan prosesnya ada," ucap dia.
Usai dilaporkan, kata Rikwanto, rencananya cinderamata tersebut akan disimpan di Museum Polri. " Mungkin bisa jadi akan ditempatkan di Museum Polri," kata dia.
© Dream
Dream - Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz Al Saud, mengirim pesan kawat kepada Presiden Joko Widodo. Pelayan Dua Masjid Suci itu mengucapakan terima kasih serta apresiasi atas sambutan yang hangat selama berkunjung ke Indonesia.
" Kami sangat senang saat kami meninggalkan negara Anda dan menyampaikan kepada Yang Mulia rasa terimakasih dan apresiasi kami atas sambutan hangat dan keramahan penuh murah hati kepada kami dan delegasi yang menyertai selama kunjungan ke Indonesia," kata Raja Salman, dikutip dari Saudi Press Agency, Senin 6 Maret 2017.
Menurut Raja Salman, kunjungan ini memungkinkan mereka untuk menggelar perbincangan. Sehingga telah memberikan kontribusi untuk meningkatkan kerjasama antara dua negara, selain membahas isu-isu regional dan internasional tentang kepentingan umum.
Melalui pesan kawat itu pula Raja Salman menyebut, pertemuan ini akan mendorong hubungan untuk kepentingan Saudi dan India serta masyarakat dalam melayani perdamaian dan keamanan internasional.
" Kami berdoa kepada Allah SWT untuk kesehatan dan kebahagiaan Anda dan bagi rakyat Indonesia mendapat berkah keamanan dan kemakmuran, salam terbaik dan apresiasi kami untuk Anda," kata Raja Salman.
© Dream
Dream - Kapolri Jenderal Tito Karnavian mendapat cinderamata mewah dari Kerajaan Arab Saudi. Cinderamata itu berupa pedang yang dilapisi emas.
Pedang itu diberikan kepada Tito oleh Duta Besar Saudi Usamah bin Abdullah As Syuaibi kemarin. Saat itu, Usamah tengah mengunjungi Tito di kantornya.
Keduanya terlibat perbincangan mengenai pengamanan dua negara. Usai pertemuan itu, Usamah menyerahkan langsung cinderamata tersebut kepada Tito.
" Ya, ada hadiah untuk Kapolri," ujar penerjemah Dubes Saudi, Gazali, dikutip dari akun fanspage Divisi Humas Polri, Senin, 6 Maret 2017.
Usamah mengatakan pedang merupakan perlambang keamanan dan pertahanan. Dia berharap Indonesia dan Saudi dapat saling menjaga keamanan dan pertahanan negara.
© Dream
Dream - Tangga eskalator milik Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulazis al-Saud rusak saat hendak digunakan. Alhasil, Raja Salman turun menggunakan Invalid Passenger Lift (IPL) milik PT Jasa Angkasa Semesta (JAS) Airport Service.
Deputi Direktur Operasional PT JAS, Subiyono mengaku tak mengetahui persis sejauh mana kerusakan tangga eskalator milik Raja Salman. Yang pasti, tangga seberat 15 ton itu telah dipersiapkan dengan baik sebelum digunakan.
" Mereka (pihak Arab Saudi) juga yang menyiapkan alat untuk menurunkan tangga eskalator tersebut. Tapi, beberapa hari dan beberapa jam sebelum digunakan tangga itu tidak berfungsi dengan baik. Kita belum tahu kerusakannya seperti apa," kata Subiyono saat memberi keterangan resmi, Minggu 5 Maret 2017.

Kerajaan Arab Saudi pun meminta menyiapkan IPL sebagai alternatif. IPL itu alat untuk mengeluarkan dan memboardingkan penumpang dengan kebutuhan khusus, seperti sulit berjalan atau sedang sakit.
" Kemarin waktu dipakai suasana di dalam kabin IPL sudah baik. Kami selaku ground handling yang ditunjuk sudah menyediakan peralatan yang standar untuk mengantisipasi," kata dia.
Ia melanjutkan, begitu Raja Salman berada di IPL, tangga eskalator milik Raja Salman bisa difungsikan kembali seperti sedia kala.

General Manager Area II PT JAS, Hery Lukmanto menambahkan, sesuai prosedur tetap (protap), dua jam sebelum dipakai tangga eskalator milik Raja Salman telah dicoba.
" Dua jam sebelum dipakai dites dan tidak ada masalah. Begitu oke, diparkir tidak jauh dari pesawat. Saat landing, eskalator harus siap di dekat pesawat. Saat dicoba starter tidak bisa," kata Hery.
(Laporan Berry Putra, Bali)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya