Raja Malaysia Turun Takhta Lebih Dini

Reporter : Ahmad Baiquni
Senin, 7 Januari 2019 14:00
Raja Malaysia Turun Takhta Lebih Dini
Sultan Muhammad V baru dua tahun menjalankan kekuasaan sejak terpilih sebagai Yang di-Pertuan Agong ke-15 pada 13 Desember 2016 lalu.

Dream - Sultan Muhammad V mundur dari jabatannya sebagai Raja Malaysia, padahal baru dua tahun berkuasa. Keputusan tersebut diumumkan pada Minggu sore waktu setempat.

Keputusan ini tercatat baru pertama kali dalam sejarah Malaysia. Sebelumnya tidak pernah ada raja yang turun takhta jauh lebih dulu sebelum masa kekuasaannya berakhir.

Menurut Pengawas Keuangan Rumah Tangga Kerajaan Malaysia, Wan Ahmad Dahlan Abdul Aziz, Sultan Muhammad V memberitahukan keputusannya secara resmi melalui surat yang dikirimkan kepada Sekretaris Serikat Penguasa Malaysia. 

" Dalam mengabulkan permohonan Yang Mulia Yang di-Pertuan Agong Sultan Muhammad V, Istana Negara mengumumkan Yang Mulia turun takhta sebagai Yang di-Pertuan Agong ke-15 sejak 6 Januari 2019, sesuai Pasal 32 (3) Konstitusi Federal," ujar Dahlan, dikutip dari Channel News Asia, Senin 7 Januari 2019.

Dahlan mengatakan, Sultan Muhammad V menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Penguasa Melayu, yang telah memilihnya sebagai Raja ke-15 pada 13 Desember 2016. Selain itu, dia juga menunjukkan apresiasinya kepada Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad dan pemerintah atas kerja sama mereka dalam menjalankan pemerintahan.

" Selama menjabat sebagai Yang di-Pertuan Agong, Yang Mulia bekerja menjalankan tanggung jawab dan kepercayaan yang ditempatkan padanya sebagai kepala negara, melayani sebagai pilar stabilitas, sumber keadilan dan payung solidarutas serta persatuan rakyat," kata Dahlan.

Setelah turun takhta, Sultan Muhammad V kembali melanjutkan pembangunan di Kelantan bersama pemerintah dan rakyat. Sultan Muhammad V sendiri merupakan penguasa daerah Kelantan.

Dalam sistem monarki konstitusional di Malaysia, pemilihan Yang di-Pertuan Agong digelar setiap lima tahun sekali. Sembilan sultan penguasa Malaysia harus bertemu untuk menentukan satu orang yang berhak menjadi raja.

Berdasarkan sistem rotasi yang sudah berjalan, Sultan Pahang akan menduduki takhta berikutnya.

Beredar kabar yang menyebut turun takhtanya Sultan Muhammad V karena telah menikahi Miss Moskow 2015, Oksana Voevodina. Sejumlah laporan media menyebarkan foto pernikahan Sultan Muhammad V dengan Voevodina yang dihelat pada 22 November lalu di concert hall Barvikha, Moskow.

Beri Komentar