Dream - Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta nomor urut tiga, Sandiaga Salahuddin Uno, menjanjikan layanan kesehatan kelas I untuk para ulama Ibukota. Program tersebut tercakup pada Kartu Jakarta Sehat (KJS) Plus.
" Ada layanan kelas I untuk para ulama," ujar Sandi, sebagaimana dikutip Dream dari merdeka.com, Rabu 29 Maret 2017.
Tak hanya untuk para ulama, Sandi juga akan mengerahkan tenaga kesehatan keliling untuk warga yang tidak mendapatkan tempat tidur rawat inap di rumah sakit.
" KJS Plus akan diteruskan. Malah akan kami tambah fasilitasnya dengan petugas keliling. Yang enggak dapat kamar akan didatangi (petugas kesehatan keliling)," kata Sandi.
Selain itu, Sandi menjanjikan ada petugas BPJS keliling. Petugas ini akan membantu membenahi BPJS yang dia nilai masih berantakan.
" Ada pendampingan BPJS, berantakan. Pembagiannya berantakan, nanti akan ada petugas BPJS keliling," ucap dia.
Selain KJS, Sandi juga akan membenahi penyaluran Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus agar lebih merata. Dia akan melibatkan pejabat RT dan RW. " KJP sudah bagus, tapi kurang merata. Nanti akan merata karena akan melibatkan RT RW," ucap dia.
Sementara untuk lansia, Sandi mengatakan ada program untuk mereka. Para lansia juga akan diberikan pelatihan. " Kartu lansia kami punya. Selain uang tunai tiap bulan, lansia yang produktif ada juga programnya OK OCE," tutur Sandi.
Advertisement
Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara

3,3 Juta Lansia Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Ini yang Terjadi Saat Masuk ke Tubuh

Abu Vulkanik Letusan Anak Krakatau Sampai Jakarta, Bandara Soekarno Hatta Ditutup Sementara


Es Batu atau Air Es, Mana yang Lebih Cepat Mendinginkan Minuman? Jawabannya Ternyata Mengejutkan


Mengapa Mencetak Uang Lebih Banyak Tidak Bisa Membuat Negara Lebih Kaya?


Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Mengapa Kaki Kecil Pernah Dianggap Cantik di China? Sejarah Tradisi Ikat Kaki yang Menyakitkan

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah