Saudi Larang Sholat Idul Adha 1441 H di Tempat Terbuka, Hanya di Masjid Tertentu

Reporter : Ahmad Baiquni
Rabu, 15 Juli 2020 13:01
Saudi Larang Sholat Idul Adha 1441 H di Tempat Terbuka, Hanya di Masjid Tertentu
Sholat Id tidak boleh dilakukan di lapangan untuk mencegah penularan Covid-19

Dream - Kementerian Urusan Islam Arab Saudi melarang penyelenggaraan Sholat Idul Adha 1441 H di tempat terbuka seperti lapangan atau halaman gedung. Sholat Idul Qurban ini hanya boleh dilakukan di masjid.

Menteri Urusan Islam Saudi, Sheikh Abdullatif Al Sheikh mengeluarkan instruksi pada Senin lalu kepada perwakilan kementerian di seluruh wilayah Saudi untuk menyeleksi masjid-masjid besar yang bisa digunakan untuk menggelar Sholat Idul Adha.

Kementerian juga mengintensifkan upaya ini dalam beberapa pekan terakhir melalui sejumlah saluran. Ini untuk meningkatkan kedisiplinan masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19.

Sebelumnya, Saudi menginstruksikan pelaksanaan Sholat Idul Fitri awal Mei lalu di rumah masing-masing. Selurut tempat ibadah di Saudi ditutup sepanjang pandemi dan baru dibuka pada 31 Mei seiring dengan pencabutan pembatasan secara bertahap.

 

1 dari 3 halaman

Keputusan untuk membuka kembali masjid menjadi bagian dari tahapan rencana Saudi untuk memudahkan pembatasan di tengah virus corona. Juga untuk menyambut kembali kondisi normal baru.

Sejak 31 Mei, 90 ribu masjid telah didisinfektan dan bersiap menyambut kembali jemaah.

Perhimpunan Pakar Astronomi Arab mengumumkan Idul Adha diprediksi jatuh pada Jumat, 31 Juli 2020.

Sumber: Alarabiya.

2 dari 3 halaman

Masjid Istiqlal Batal Gelar Sholat Idul Adha 10 Zulhijah 1441H

Dream - Menteri Agama, Fachrul Razi, membatalkan rencana pelaksanaan Sholat Idul Adha 1441 H/2020 M di Masjid Istiqlal. Keputusan ini ditetapkan setelah mencermati perkembangan pandemi Covid-19 di Indonesia.

" Istiqlal tidak menggelar Sholat Idul Adha 10 Zulhijah 1441 H," ujar Fachrul usai rapat dengan Menko PMK, Menteri Kesehatan, BNPB dan Imam Besar Masjid Istiqlal.

Mengingat Istiqlal adalah Masjid Negara, Sholat Idul Adha tentu akan diikui banyak sekali jemaah. Jika Sholat Idul Adha tetap dijalankan, nantinya akan mempersulit penerapan protokol kesehatan.

" Jika jemaah harus tes suhu misalnya, tentu akan butuh waktu lama jika harus dilakukan pada puluhan ribu jemaah," kata dia.

Selain itu, kata Fachrul, proses pelaksanaan protokol kesehatan yang juga tidak akan mudah jika berhadapan dengan jemaah dalam jumlah besar. " Karena akses keluar masuk juga harus dibatasi seiring penerapan protokol kesehatan," ucap dia.

Lebih lanjut, Fachrul berharap pandemi dapat segera berakhir. Sehingga masyarakat dapat kembali beribadah di rumah ibadah dengan nyaman.

(Sah, Sumber: Kemenag)

3 dari 3 halaman

Alhamdulillah! Masjid Istiqlal Bakal Gelar Sholat Idul Adha, Dibuka untuk Umum

Dream - Masjid Istiqlal dipastikan menggelar sholat Idul Adha pada 31 Juli 2020. Pelaksanaan sholat id Masjid terbesar di Indonesia akan menggunakan protokol kesehatan untuk menghindari penularan Covid-19.

" Insyaallah akan dilaksanakan Salat Idul Adha tingkat kenegaraan di Masjid Istiqlal dengan penerapan protokol kesehatan Covid-19," kata Menteri Agama, Fachrul Razi, dikutip daari Merdeka.com, Selasa 7 Juli 2020.

Menurut Fachrul, sholat id juga sebagai penanda awal dibukanya kembali Masjid Istiqlal untuk jemaah umum. Selain itu, sejumlah persiapan menuju Idul Adha juga tengah dilakukan.

Mulai dari pembuatan, penyediaan, dan pendistribusian, baik cetak maupun digital naskah khotbah Idul Adha 1441 Hijriah/2020 Masehi bertemakan Solidaritas Sosial Dalam Tatanan Baru Produktif dan Aman Covid-19, sebagai acuan di masjid-masjid di Indonesia.

" Kami akan mendistribusikan khotbah Idul Adha dengan tema seragam," jelas Menag.

Sementara itu, Kementerian Agama akan menggelar sidang isbat penentuan awal Zulhijah untuk menentukan Idul Adha pada 21 Juli 2020.

" Sidang kami siarkan live streaming sistem pelaporan rukiyatul hilal," ujar Fachrul.

Beri Komentar