Heboh Isu Kiamat, Warga Ponorogo Ramai-Ramai Pindah ke Malang

Reporter : Maulana Kautsar
Rabu, 13 Maret 2019 16:35
Heboh Isu Kiamat, Warga Ponorogo Ramai-Ramai Pindah ke Malang
Kerabat dan pemerintah desa tak dipamiti.

Dream - Kabar kepindahan sejumlah warga Ponorogo ke Malang menjadi viral di media sosial. Kepindahan itu diduga terjadi karena adanya isu kiamat.

Kabar ini menjadi viral setelah akun Facebook Rizki Ahmad Ridho menulis pertanyaan ke grup Cegatan Wilayah Ponorogo. Dia bertanya tentang eksodus warga Desa Watu Bonang, Kecamatan Badegan, Ponorogo, Jawa Timur.

Akun itu berusaha mengonfirmasi apakah kepindahan warga terkait isu kiamat yang menyebar di antara warga. Dia juga bertanya tentang warga yang menjual murah rumah dan tanah mereka sebelum pergi.

Sejak diunggah 11 Maret 2019, posting itu telah mendapat 1.300 komentar dan 991 reaksi.

1 dari 2 halaman

Eksodus

Kepala Dusun Krajan, Desa Watu Bonang, Sogi, membenarkan informasi mengenai banyaknya warga yang pindah ke Malang. Setidaknya, ada 16 kepala keluarga yang pergi.

" Mereka perginya tidak bersamaan, mulainya sudah sebulan yang lalu," kata Sogi, dikutip dari laman BeritaJatim.com, Rabu 13 Maret 2019.

Sogi menyebut tidak semua warga yang pergi ke Malang menjual rumah dan tanah mereka. Menurut dia hanya ada tiga kepala keluarga yang menjual tanah dan rumahnya untuk pergi ke Malang.

Meski berpindah, Sogi menyebut warga itu tetap masih berstatus penduduk Desa Badegan. Sebab, warga yang berpindah tersebut tidak mengurus surat kepindahan.

2 dari 2 halaman

Tidak Dipamiti

Sogi juga mengatakan bahwa warga yang pindah ke Malang tidak pamit dengan perangkat desa.

" Jangankan Pemdes dipamiti. Lha wong sanak saudaranya saja juga tidak dipamiti. Mereka biasanya pergi saat malam hari," kata dia.

Menurut Sogi, warga yang pindah ke Malang tersebut untuk menuntut ilmu di salah satu pondok pesantren di daerah Desa Sukosari, Kecamatan Kasembon, Kabupaten Malang.

" Saya kira tidak ada masalah dengan warga lain," ujar dia.

Beri Komentar