Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Presiden Joko Widodo
Dream - Presiden Joko Widodo dijadwalkan meninjau pembukaan kembali tempat niaga di Bekasi, Jawa Barat, siang ini, Selasa, 26 Mei 2020. Meski kembali beroperasi, tempat niaga tersebut akan menerapkan protokol kesehatan untuk menekan penularan Covid-19.
" Siang nanti Bapak Presiden akan meninjau tempat niaga khusunya adalah food hall di Bekasi," ujar Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, dikutip dari Liputan6.com.
Hadi mengatakan peninjauan dilakukan untuk mendisiplinkan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan di tempat umum selama masa pandemi Covid-19. Pendisiplinan dijalankan secara bertahap.
" Obyeknya adalah lalu lintas masyarakat, mal-mal, pasar-pasar rakyat kemudian tempat pariwisata," kata dia.
Hadi melanjutkan pada tahap pertama, pendisiplinan diterapkan secara serentak di empat tempat.
" Dalam tahap pertama ini kita laksanakan secara serentak di empat tempat yaitu DKI Jakarta, khususnya di Bundaran HI, kemudian di wilayah Bekasi, berikutnya adalah Provinsi Jawa Barat, Sumatera Barat, dan Gorontalo," ucap Hadi.
Lebih lanjut, Hadi menegaskan masyarakat diharuskan menerapkan protokol kesehatan, salah satunya memakai masker. TNI-Polri akan melakukan pengawasan ketat.
" Masyarakat dalam kegiatan harus menjaga jarak aman, dan yang ketiga kita siapkan tempat mencuci tangan atau alat hand sanitizer," ucap dia.
Lebih lanjut, Hadi berharap pengawasan dapat berjalan lancar. " Mudah-mudahan dengan kegiatan ini, tahapan pertama itu berjalan dengan baik," kata dia.
(Sumber: Liputan6.com/Putu Merta Surya Putra)
Dream - Presiden Joko Widodo melakukan inspeksi ke Stasiun MRT di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta. Pengecekan itu dilakukan untuk memastikan kesiapan fasilitas umum saat penerapan new normal mendatang.
Aparat gabungan TNI dan Polri disiagakan di sejumlah titik vital. Mereka bertugas melakukan pengawasan agar masyarakat mengikuti protokol kesehatan Covid-19 sesuai Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
" Pagi hari ini saya datang ke Stasiun MRT dalam rangka memastikan bahwa mulai hari ini akan digelar oleh TNI dan Polri, pasukan berada di titik-titik keramaian dalam rangka lebih mendisiplinkan agar masyarakat mengikuti protokol kesehatan sesuai PSBB," ujar Jokowi, dikutip dari Liputan6.com.
Jokowi mengatakan aparat gabungan disiagakan hingga 4 provinsi dan 25 kabupaten/kota. Terutama di kawasan DKI Jakarta.
" Kita harapkan kedisiplinan kuat dari masyarakat akan semakin terjaga," kata Jokowi.
Jokowi berharap pengerahan TNI dan Polri dapat membuat kurva penyebaran infeksi virus corona menurun. Menurut dia, kurva kasus positif terkonfirmasi di sejumlah daerah telah menunjukkan penurunan.
" Kita lihat R0 beberapa provinsi sudah di bawah satu dan kita harap semoga turun dengan digelarnya pasukan TNI-Polri secara massif," ucap Jokowi.
Dalam memantau kesiapan new normal di Stasiun MRT Bundaran HI, Jokowi didampingi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Idham Azis. Tiba di lokasi, Jokowi mengikuti protokol kesehatan mulai dari menggunakan masker, pemeriksaan suhu tubuh, serta menjaga jarak.
Sumber: Liputan6.com/Lizsa Egeham
Dream - Wacana untuk membuka mal sudah digaungkan sejak sebelum Idulfitri. Pasar tradisional ramai dikunjungi menjelang lebaran pada 23 Mei 2020 lalu. Begitu pun mal di beberapa kota, mulai dibuka untuk belanja kebutuhan Lebaran.
Sejumlah warga juga mudik ke kampung halaman. Hal ini membuat dewan Pakar Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI), Hermawan Saputra memprediksi kasus positif Covid-19 di Indonesia akan membludak.
" Saya pikir awal Juni kasusnya akan meledak karena sekarang ini kan terjadi permisifisme," kata Hermawan, seperti dikutip dari Merdeka.com.
Selama Idulfitri, lanjut Hermawan, banyak masyarakat tak menjaga jarak fisik dan tidak menggunakan masker. Masyarakat juga terlihat bebas bersalaman dengan kerabat dan para tetangga.
Sementara itu, aktivitas di pasar kembali terjadi. Masyarakat memadati pasar untuk membeli kebutuhan selama Lebaran. Dengan demikian, potensi penyebaran virus corona sangat besar.
" Kasus itu baru akan muncul setelah seminggu atau dua minggu setelah adanya keramaian. Ini kan kita ramai betul lebaran, hampir-hampir tidak terjadi PSBB," ucapnya.
Prediksi yang sama sudah disampaikan Pakar Kesehatan Masyarakat dan Ahli Epidemiologi FKM Unair, Windhu Purnomo. Dia memprediksi kasus corona meningkat tajam usai Lebaran.
" Prediksi saya Lebaran akan terjadi penularan yang tinggi karena saling silaturahmi, masjid-masjid sepertinya mau nekat tetap ada salat Id, takbiran ramai putar-putar, nyekar ke makam," ujarnya.
Laporan Supriatin/ Sumber: Merdeka.com
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan