Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Situasi Setelah Ledakan Bom Di Sarinah (Twitter)
Dream - Kawanan teroris tidak hanya meledakkan bom di kawasan Sarinah, Jakarta Pusat. Mereka juga melepaskan tembakan ke arah warga yang berada di sekitar Sarinah.
“ Teroris muncul setelah ledakan di Pos Polisi Sarinah, mereka menembaki warga yang saat itu berkerumun,” kata saksi mata, Ruly Bustaman, di Jakarta, Kamis 14 Januari 2016.
Saat ledakan itu, Ruly tengah melakukan rapat di lantai 8, Gedung Oil Center, Jakarta Pusat. Dari ruang rapat, dia mendengar ledakan. “ Saya kira itu mobil tabrakan,” ujarnya.
Penasaran, Ruly turun dan ingin mengetahui sumber ledakan. “ Saya turun, bom meledak lagi.”
Ruly kemudian turut menghambur ke arah Sarinah. Ingin mengetahui sumber ledakan. Di sanalah dia menyaksikan pemandangan yang mengerikan.
“ Ada lelaki warga negara asing tangannya hancur,” kata Ruly. Dia juga bertemu dengan salah seorang pegawai Starbuck yang panik dan berteriak-teriak ada korban tewas.
Di tengah kepanikan itu, banyak orang yang berkerumun di Pos Polisi Sarinah yang diledakkan. Saat itulah seorang teroris muncul dan menembaki warga. “ Teroris menembaki kerumunan.” Mencekam.
Menurut Ruly, teroris yang menembaki warga itu bertinggi badan sekitar 168 sentimeter. Masih berusia sekitar 25-27 tahun. “ Waktu mau ngokang pistol, dia sambil mundur-mundur, setelah itu dia lari,” tutur Ruly. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya