7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj Dan Ketua Umum PP Muhammadiyah (Foto: Dream.co.id/ Muhammad Ilman Nafi'an)
Dream - Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir, bersama beberapa unsur pimpinan lainnya berkunjung ke kantor Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Mereka disambut penuh kehangatan oleh Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj bersama jajaran pengurus lainnya.
Kunjungan ini bisa dibilang cukup bersejarah lantaran jarang terjadi.
" Ini silaturahim keluarga, kakak datang ke adiknya. Kita sudah berdiskusi dengan penuh kekeluargaan," ujar Ketum PP Muhammadiyah Haedar Nashir di kantor PBNU, Kramat Raya, Jakarta, Jumat, 23 Maret 2018.
Dalam silaturahmi itu, Haedar menegaskan sikap dua organisasi Islam terbesar di Indonesia dalam perpolitikan Tanah Air. Dia mengatakan sejauh ini, baik Muhammadiyah maupun NU, konsisten berada dalam posisi netral.
" Kami percaya para elit dan warga bangsa kita mampu mengelola dinamika politik ini dengan baik, karena kita punya pengalaman sejarah yang cukup matang," ucap Haedar.
Sementara itu, Said menyambut baik silaturahmi dengan Muhammadiyah. Said berharap hubungan dua ormas Islam ini dapat semakin erat.
" Semakin bersatu lagi menghadapi tantangan era masa kini yang penuh dengan tantangan era IT, yang kadang-kadang orang bisa diadu domba, terpengaruh hoaks fitnah," kata Said.
Sekedar informasi, Muhammadiyah ormas Islam Indonesia pertama, yang berdiri pada 1912. Sedangkan NU berdiri 14 tahun kemudian, yaitu pada 1926.
Kedua organisasi Islam itu memiliki pengaruh besar dalam perkembangan bangsa Indonesia sejak masa kolonial, kemerdekaan, reformasi, hingga saat ini.
(Sah)
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?