Asnan, Pengayuh Becak Di Surabaya Tak Sadar Menyimpan Uang Puluhan Juta (Foto: Jatimnow)
Dream - Asnan, 70 tahun, pengayuh becak di Jalan Teratai, Surabaya, terkulai lemah karena sakit. Dia dievakuasi oleh dua anggota Satuan Tugas Perlindungan Masyarakat Tambaksari, Muhadi dan Wahyudi, ke Rumah Sakit Umum dr Soetomo.
" Kasihan langsung dibawa ke rumah sakit. Dia tanpa memiliki identitas," kata Camat Tambaksari, Ridwan Mubarun, kepada Jatimnews.com. Awalnya, tambah dia, Asnan merasa demam.

Tetapi, kisah Asnan tak berhenti sampai di sini. Diam-diam Asnan menyimpan uang di bawah jok becaknya.
Uang itu konon merupakan tabungan Asnan selama menjadi pengayuh becak. Uang itu disimpan dalam berbagai pecahan rupiah dan digulung karet.
© Penghitungan uang (Foto: Jatimnow.com)
Ridwan meminta anak buahnya dan warga menyaksikan proses penghitungan uang tabungan milik pria yang mengaku pernah tinggal di Tambaksari Selatan ini.
" Saksinya banyak, kita hitung ternyata sebesar Rp 48.970.000. Luar biasa tekun dia," kata Ridwan.
Tetapi, saat petugas menemui Asnan di rumah sakit, mereka menemukan informasi yang berbeda.
" Pak Nan memberitahukan ke petugas jika menyimpan uang di bawah jok becaknya. Jumlahnya sekitar Rp9 Juta," ujar Ridwan.
" Pak Asnan tidak tahu jika uangnya jauh lebih besar. Tapi kita dari kecamatan menyimpannya. Akan kita kembalikan semuanya. Semoga Pak Asnan cepat diberikan kesembuhan," tambah Ridwan.
Selengkapnya baca di sini.
Advertisement