Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Stephen Hawking, (The Independent)
Dream - Profesor Stephen Hawking kerap melontarkan komentar yang menarik perhatian. Baru-baru ini penulis buku "A Brief History of Time" ini membuat komentar yang membuat gelisah.
Hawking baru-baru ini mengatakan, polusi dan "kebodohan" jadi ancaman terbesar bagi umat manusia ke depan. Dia juga menyatakan kegelisahannya mengenai kecerdasan artifisial (A.I) yang dibuat untuk berperang.
"Enam tahun yang lalu, aku pernah memperingatkan mengenai polusi dan kepadatan penduduk yang semakin memburuk. Populasi bahkan meningkat setengah miliar. Dengan angka itu, pada 2100 nanti penduduk dapat mencapai 11 triliun. Adapun, polusi udara akan meningkat delapan persen sejak lima tahun terakhir," kata dia dalam wawancara di acara Larry King Now.
"Kita bahkan tidak mengurangi sifat serakah dan kebodohan," kata dia menambahkan.
Menurut Hawking, dilansir dari The Independent, kepadatan penduduk itu telah nampak di kota-kota urban. Para penduduk urban itu, menurut prediksinya, sebanyak 80 persen akan terpapar polusi udara.
"Polusi udara dan emisi karbon telah meningkat. Pertanyaanya, apakah kita mampu menghindari tingkat bahaya pemanasan global ini?" ujar dia.
Mengenai AI, Hawking memiliki kegelisahan yang sangat mendalam. Dia melihat pemerintah yang terlibat pembuatan senjata berteknologi AI tampaknya tidak melihat konsekuensi berkembangnya teknologi AI itu.
"Saya tidak berpikir jika kemajuan teknologi buatan dapat jinak. Sebuah mesin barangkali dapat mencapai tahap kritis sehingga dapat berkembang sendiri, kita tidak bisa memprediksi apakah tujuan mereka akan sama seperti kita," kata dia.
Hawking rencananya akan menjadi pembicata di Konferensi Sains Starmus di Tenerife, Canary Island. Konferensi tersebut pada tahun ini mengambil tema karya-karya Hawking sebagai pembahasan dan penghormatan kepada dirinya. (Ism)
Advertisement

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Deforestasi Amazon Brasil Turun ke Level Terendah, Ini 5 Pelajaran yang Bisa Ditiru Indonesia

Cuma 10 Menit Olahraga Sehari Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Ini Temuan Peneliti

Sering Tersengat Listrik Saat Memegang Gagang Pintu? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Apa yang Terjadi Jika Semua Hutan di Bumi Hilang? Bukan Cuma Hewan, Kehidupan Manusia Ikut Terancam

Buah Kalengan Ternyata Bisa Menyehatkan, tetapi Perhatikan 2 Hal Ini Sebelum Membelinya
