Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin
Dream - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyatakan proses vaksinasi dengan vaksin CoronaVac untuk kelompok lanjut usia akan dimulai pada Senin, 8 Februari 2021. Vaksinasi dilakukan setelah Badan Pengawas Obat dan Makanan telah memberikan izin penggunaan vaksin CoronaVac untuk lansia.
" Mulai besok hari Senin jam 9, vaksinasi untuk orang-orang dengan usia di atas 60 tahun bisa kita mulai dengan prioritas pertama adalah tenaga kesehatan," ujar Budi dalam konferensi pers virtual, Minggu 7 Februari 2021.
Budi mengatakan ada sekitar 11 ribu tenaga kesehatan berusia di atas 60 tahun. Mereka akan diprioritaskan menjadi penerima vaksin.
Menurut Budi, izin dari BPOM dibutuhkan agar vaksinasi dapat segera dilakukan guna menekan angka kematian akibat Covid-19 pada lansia. Data terkini menyatakan tingkat kematian lansia penderita Covid-19 mencapai 47,3 persen.
Selain itu, vaksinasi untuk lansia juga demi menekan kasus aktif. Sebab, sebanyak 10 persen dari total kasus aktif Covid-19 di Indonesia merupakan lansia.
" Dari jumlah kasus kematian di Indonesia, hampir setengahnya yang meninggal dunia adalah lansia. Ini membuktikan lansia risiko tertularnya tinggi," ucap Budi.
Sejak awal pandemi, WHO sudah menyatakan lansia merupakan kelompok paling rentan tertular Covid-19. Sehingga penyuntikan vaksinasi kepada para lansia perlu dimulai secepatnya.
Karena itulah, Budi berharap dengan terbitnya izin dari BPOM dapat berdampak pada berkurangnya beban rumah sakit. Diharapkan jumlah pasien yang dirawat dapat berkurang.
" Pasien lansia banyak yang dirawat, tidak seperti pasien muda yang lebih banyak tidak bergejala dan tidak perlu dirawat," ucap Budi.
Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.
Dream - Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan, Penny Lukito, menyatakan penggunaan vaksin CoronaVac untuk kelompok lanjut usia telah diizinkan. Hal itu ditetapkan setelah BPOM melakukan penilaian atas data hasil uji klinis di China dan Brasil melibatkan lansia usia 59-70 tahun.
" Berdasarkan hasil pembahasan kemarin pada tanggal 5 Februari 2021, BPOM telah mengeluarkan persetujuan penggunaan atau Emergency Use Authorization vaksin CoronaVac untuk usia di atas 60 tahun dengan dua dosis suntikan vaksin yang diberikan dalam selang waktu 28 hari," ujar Penny dalam konferensi pers virtual, Minggu 07 Februari 2021.
Penny mengatakan latar belakang pemberian izin penggunaan ini yaitu tingginya angka kematian akibat kelompok usia lanjut akibat Covid-19. Meskipun dia mengakui berdasarkan data hasil uji klinis yang diteroma pada 11 Januari 2021 menunjukkan vaksin buatan Sinovac baru dibolehkan untuk kelompok dewasa usia 18-59 tahun.
Data Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional menunjukkan tingkat kematian lansia akibat Covid-19 menunjukkan angka cukup tinggi. Besarannya mencapai 47,3 persen.
" Menjadi keharusan tentunya bagi pemerintah untuk menetapkan pemberian izin penggunaan vaksin yang tersedia yaitu saat ini CoronaVac menjadi prioritas untuk diberikan kepada kelompok lansia," ucap Penny.
Meski demikian, Penny mengingatkan pemberian vaksin kepada kelompok lansia harus dilakukan secara hati-hati. Ini mengingat kelompok lansia cenderung memiliki berbagai komorbid atau penyakit penyerta.
" Oleh karena itu, proses screening menjadi sangat penting sebelum dokter memberikan persetujuan pemberian vaksinasi," kata dia.
BPOM sendiri telah menyusun lembar fakta (factsheet) yang bisa digunakan sebagai acuan bagi tenaga kesehatan dan vaksinator dalam proses screening sebelum vaksinasi kepada lansia. Juga perlu disiapkan langkah antisipasi apabila terjadi Kejadian Ikutan Pasca-Imunisasi (KIPI).
" Apabila terjadi hal tidak diinginkan pasca-vaksinasi maka penyediaan layanan medis dan obat-obatan atau penanganan KIPI serius yang mungkin saja terjadi harus menjadi perhatian penyelenggara vaksinasi untuk lansia," ucap dia.
Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan