Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Tantangan Baru Untuk Kaum Kekinian (Instagram/@makassar_iinfo)
Dream - Media sosial tidak hanya tempat berbagi kesenangan. Lebih dari itu, media sosial menyimpan kekuatan untuk perubahan.
Sudah banyak netizen memanfaatkan media sosial untuk membuat tantangan. Mereka akan memajang foto atau videonya ketika melakukan sesuatu, lalu menantang orang lain melakukan hal yang sama.
Seperti domino, tantangan itu merembet ke banyak orang. Bahkan bisa menjadi tren bagi generasi kekinian.
Belakangan muncul tantangan baru bagi netizen. Tantangan ini viral lewat tagar #ChallangeForChange.
Tantangan ini tidak hanya membuat tenar, namun juga membawa dampak positif bagi lingkungan sekitar. Inti tantangannya yaitu adu kemampuan membersihkan lingkungan.
Netizen yang mengikuti tantangan ini diharuskan memajang foto sebelum dan sesudahnya. Dua foto tersebut diunggah dalam beberapa frame.
Foto sebelum tantangan harus memperlihatkan peserta yang berada di lokasi penuh sampah. Sedangkan foto sesudahnya menunjukkan peserta tantangan dengan hasil kerjanya berupa karung plastik terisi penuh dan lokasi yang sama namun sudah bersih.
Ada yang menjalankan tantangan tersebut secara sendirian. Ada juga yang berkelompok. Yang pasti, tantangan ini membawa faedah besar buat lingkungan.
Sudah cantik, peduli lingkungan, komplit deh

Asyik, sungainya bisa buat mandi lagi

Greget banget

Ini nih, jagoan

Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya