Di Balik 8 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo
Kepuasan Publik Setelah Dua Tahun Prabowo-Gibran
Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
Aiptu Sujadi (tengah) Menerima Penghargaan (Liputan6.com/Dian Kurniawan)
Dream - Tindakan kemanusian yang diperlihatkan Anggota Satlantas Polres Kediri, Aiptu Sujadi, saat menyelamatkan satu keluarga dari banjir di pinggir jalan tol Madiun mendapat apresiasi dari Kapolda Jawa Timur.
Saat banjir parah menerjang sebagian besar kawasan Kabupaten Madiun, Sujadi diketahui sedang dalam perjalanan dari Ngawi menuju Kediri. Bersama keluarga, dia menempuh jalur tol.
Ketika melintas di Tol Madiun, Sujadi melihat area di kiri jalan tol penuh dengan air. Dia memperlambat laju kendaraannya untuk melihat apa yang sedang terjadi.
" Saya buka kaca, dengar ada orang meminta tolong, dengan spontan saya terpanggil," kata Sujadi, dikutip dari Liputan6.com.
Sujadi turun dari mobil dan melompati pagar pembatas. Dia segera menuju sumber suara.
" Kalau sampai terlambat, empat orang itu (satu keluarga), dua anak balita dan dua orang dewasa mungkin akan tenggelam," ucap Sujadi.
Tanpa pikir panjang, Sujadi masuk ke dalam air. Dia hanya berpikir bagaimana agar satu keluarga itu selamat.
" Saya langsung masuk ke air, meminta anak itu diberikan saya untuk saya bawa ke bahu jalan tol," kata dia.
Upaya penyelamatan itu bukan tanpa halangan. Sujadi mengaku sempat kesulitan menyelamatkan salah satu dari empat korban banjir itu lantaran harus melewati pagar pembatas.
" Ada kawat berduri, jaraknya agak mepet. Saya sekeluarga dibantu anak saya, kemudian ada pemuda satu berhenti ikut membantu," tutur Sujadi.
Menurut Sujadi, dua balita dari keluarga itu terus menangis sejak berada di dalam air hingga berhasil diselamatkan. Tampaknya, kata dia, dua balita tersebut mengalami ketakutan.
" Sampai di atas menangis dan kedinginan, istri saya memberi selimut dan jaket agar tidak kedinginan," kata dia.
Sujadi memahami jika dua balita tersebut tidak berhenti menangis. Sebab, dia menyaksikan sendiri seberapa parah banjir yang melanda Madiun di akhir pekan lalu.
" Jadi kalau saya berdiri itu tenggelam, ada yang dangkal ada yang dalam. Ada seperti saluran air, naik lagi ada pembatas, gitu," kata Sujadi.
Aksi heroik Sujadi membuat banyak orang kagum. Dia pun diganjar penghargaan yang diserahkan langsung oleh Kapolda Jawa Timur, Irjen Luki Hermawan.
Luki begitu bangga dengan sosok Sujadi. Dia berharap Sujadi bisa menjadi motivasi bagi polisi lain dalam menjalankan tugas.
" Semoga jadi pendorong untuk lebih melaksanakan tugas," ucap Luki.
(Sah, Sumber: Liputan6.com/Dian Kurniawan)