Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
© MEN
Dream - Teka-teki penularan virus Corona baru, Covid-19, kepada pasien nomor 27 akhirnya terungkap. Pasien tersebut terinfeksi setelah melakukan kontak dengan pasien kasus 20.
" Pasien nomor 27 yang kemarin belum kami dapat kepastian penyebabnya, sudah dapat laporan dari petugas dari yang melakukan contact tracing. Pasien nomor 27 adalah kontak dekat pasien nomor 20," ujar Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona, Achmad Yurianto, dikutip dari Liputan6.com, Kamis 12 Maret 2020.
Menurut Yuri, pasien nomor 20 masih dirawat di salah satu rumah sakit rujukan. Saat ini, tambah dia, tim tengah melakukan tracing orang-orang yang pernah melakukan kontak dengan pasien 27.
" Kami mencari ada tidak yang kontak dengan pasien 27," kata Yuri.
Dream - Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto, mengatakan bahwa tiga pasien yang semula dinyatakan positif terinfeksi virus Corona Covid-19 telah sembuh.
" Hari ini saya sudah cek kondisinya, ada tiga yang kita nyatakan sembuh baik dari sisi laboratorium, baik dari sisi klinis," kata Terawan, dikutip dari Liputan6.com, Kamis 12 Maret 2020.
Terawan mengaku telah mengecek langsung kondisi kesehatan tiga orang yang dinyatakan sembuh dari Covid-19. Dia akan bertanggung jawab atas kesembuhan pasien.
" Saya bahagia, teorinya benar bahwa ini penyakit yang akan sembuh sendiri," ucap dia.
Sementara, Juru Bicara Pemerintah untuk penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, mengatakan, ketiga pasien dinyatakan sembuh usai menjalani dua kali pemeriksaan laboratorium.
Adapun tiga pasien tersebut adalah pasien nomor kasus 06 (laki-laki, 39 tahun), kasus 14 (laki-laki. 50 tahun), dan kasus 19 (laki-laki, 49 tahun).
" Ada 3 pasien secara klinis sudah membaik tidak ada keluhan, secara laboratorium dua kali dilakukan pemeriksaan hasilnya negatif," kata Achmad.
Sumber: Liputan6.com/Fachrur Rozie
Dream - Sebanyak 16 warga negara Indonesia (WNI) di luar negeri dinyatakan positif terinfeksi virus Corona, Covid-19. Sembilan diantaranya dinyatakan sembuh.
Data tersebut disampaikan oleh Kementerian Luar Negeri melalui akun Twitter resmi, @kemlu_ri, Rbu 12 Maret 2020. Data itu diperbarui hingga pukul 09.30 WIB.
Menurut data tersebut, sembilan WNI positif terinfeksi virus Corona di Jepang. Delapan dinyatakan sembuh, satu lainnya dalam kondisi stabil.
Di Singapura, lima WNI dinyatakan positif terinfeksi virus Corona. Satu di antaranya dinyatakan sudah sembuh. Tiga dalam kondisi stabil dan satu lainnya dalam penanganan khusus.
Di Taiwan ada satu WNI yang dinyatakan positif terinfeksi virus Corona. Kondisinya stabil. Demikian pula di Australia, satu WNI positif terjangkit virus Corona dan kondisinya stabil.

Dream - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) resmi menetapkan Covid-19 sebagai wabah pandemik global. Ketetapan ini diumumkan pada Rabu malam waktu setempat atau Kamis pagi tadi.
Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, mengatakan kasus terkonfirmasi di luar China mengalami peningkatan tajam. Jumlah negara yang terjangkit pun semakin banyak.
" Dalam dua pekan terakhir jumlah kasus di luar China meningkat 13 kali lipat dan jumlah negara terdampak bertambah tiga kali lipat," kata Tedros, seperti dilaporkan CBNC.
Dia mengatakan beberapa negara bisa menekan dan mengendalikan wabah. Tetapi, dia marah ke sejumlah pemimpin dunia yang gagal bertindak cepat dan drastis untuk menahan penyebaran virus corona.
" Kami sangat prihatin dengan tingkat penyebaran dan keparahan yang mengkhawatirkan, juga oleh tingkat kelambanan yang mengkhawatirkan," kata dia.
Tudros menegaskan pihaknya telah memberikan peringatan kepada dunia untuk waspada sebelum wabah tersebut menjadi pandemik. " Kami sudah menyalakan alarm dengan keras dan jelas," kata dia.
Kasus di China dan Korea Selatan, kata Tudros, telah menurun secara drastis. Sementara, 81 negara tidak memiliki kasus yang terkonfirmasi dan 57 negara punya 10 lebih kasus infeksi yang terkonfirmasi.
Dia juga kecewa masih ada negara yang kurang bertekad untuk melawan virus berbahaya ini. Tudros mengingatkan setiap negara dapat mengubah arah dari pandemik.
" Beberapa negara berjuang dengan kekurangan kapasitas. Beberapa negara berjuang dengan kekurangan sumber daya. Beberapa negara berjuang dengan kurangnya tekad," kata Tudros.
Jumlah kasus dan angka kematian akibat virus corona mengalami perubahan drastis dalam waktu singkat. Di Rabu malam, ada 121.564 kasus terkonfirmasi dan 4.373 pasien meninggal dunia berdasarkan data John Hopkins University.
Di luar China, kasus terkonfirmasi menjadi 32.778 dan sedikitnya terjadi di 109 negara per Kamis, 12 Maret 2020 pukul 03.00 pagi.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya