Ini Daftar 132 Rumah Sakit Rujukan Infeksi Virus Corona

Reporter : Maulana Kautsar
Kamis, 12 Maret 2020 16:00
Ini Daftar 132 Rumah Sakit Rujukan Infeksi Virus Corona
Covid-19 menyebabkan kedaruratan masyarakat.

Dream - Kementerian Kesehatan menyiapkan 132 Rumah Sakit Rujukan Penanggulangan Penyakit Infeksi Emerging Tertentu untuk menangani penyebaran virus Corona, Covid-19. 

Rumah sakit rujukan itu memiliki empat tugas. Di antaranya, melakukan penatalaksanaan dugaan kasus yang berpotensi kejadian luar biasa Penyakit Infeksi Emerging Tertentu dan memberikan pelayanan rujukan pasien dan rujukan spesimen yang berkualitas sesuai dengan standar.

Selain itu juga meningkatkan kapasitas sumber daya yang diperlukan dalam rangka penatalaksanaan dugaan kasus yang berpotensi kejadian luar biasa Penyakit Infeksi Emerging Tertentu. Kemudian, melakukan pencatatan dan pelaporan.

Rumah Sakit Rujukan Penanggulangan Penyakit Infeksi Emerging Tertentu tersebut nantinya mendapatkan penggantian biaya perawatan pasien penyakit infeksi emerging tertentu sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Daftar Rumah Sakit Rujukan Kementerian Kesehatan© Istimewa

Dalam melaksanakan tugas, rumah sakit rujukan penanggulangan penyakit infeksi emerging menyampaikan laporan secara berkala atau setiap ditemukan kasus suspect penyakit infeksi emerging tertentu kepada Menteri Kesehatan melalui Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan.

1 dari 5 halaman

Jumlah Orang Terinfeksi Corona di Luar China Melonjak Tajam

Dream - Kenaikan angka penderita virus Corona, Covid-19, di luar China meningkat pesat. Menurut data The John Hopkins University-Center for Systems Science and Engineering (CSSE) awal Februari hingga 12 Maret 2020 jumlahnya melonjak hingga 45.027.

Menurut data, pada awal Februari 2020, kasus virus Corona di luar China tercatat 173 kasus. Angka tersebut terus meroket hingga hari ini mencapai 45,200 kasus.

Kasus terbesar di luar China terjadi di Italia. Di Negeri Pizza itu, terdapat 12.462 kasus. Kematian mencapai 827 jiwa.

Made with Flourish© Dream

Di bawah Italia, ada Iran dengan 9.000 kasus infeksi. Sebanyak 354 pasien meninggak dunia. Korea Selatan dengan kasus infeksi sebesar 7.755, jumlah kematian sebesar 60 orang, Prancis dengan kasus infeksi sebesar 2.284 dan total kematian 48.

Sementara itu di Spanyol, kasus infeksi telah mencapai 2.277 orang, 55 pasien meninggal dunia. Kasus Covid-19 juga terjadi di Jerman, dengan angka infeksi mencapai 1.966 dengan kematian tiga orang.

Di Negara Paman Sam, Amerika Serikat, kasus virus corona juga semakin meningkat jumlahnya. Pasien yang terinfeksi telah mencapai 1.312 dengan total kematian 38 orang.

Dari laporan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) negara yang sudah terinfeksi mencapai 114.

Data dari Kantor Staf Presiden (KSP) saat ini Indonesia menghadapi 34 pasien yang positif virus corona. Dua di antaranya dinyatakan pulih dan seorang pasien meninggal dunia.

Tim Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Kesehatan mencatat sebanyak 793 orang telah diperiksa. Dari jumlah itu, 744 di antaranya dinyatakan negatif virus Corona dan 15 orang lain sedang dalam proses.

2 dari 5 halaman

Wapres Sebut 3 Kebijakan Penanganan Corona

Dream - Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin menyebut ada tiga kebijakan yang akan dilakukan untuk mengatasi bertambahnya korban virus Corona atau Covid-19. Sebagaimana diketahui saat ini seorang pasien positif virus Corona di Indonesia meninggal dunia.

" Ada 3 kebijakan. Pertama memperketat pintu masuk (ke Indonesia) baik darat, laut maupun udara, seleksinya lebih ketat lagi. Kedua, menyiapkan perawatan yang dilengkapi dengan berbagai alat dan memperbanyak rumah sakit yang ada kamar isolasi yang bisa menangani kasus corona," ujar Ma'ruf, Rabu, 11 Maret 2020.

Ketiga, kata dia, masyarakat diminta mempersiapkan obat-obatan. Selain itu juga penyediaan bahan makanan dan kebutuhan sehari-hari dalam jumlah yang cukup.

" Saya mengajukan di mana-mana supaya kita berdoa. Supaya usaha lahiriyah-nya optimal, tapi kita juga mohon kepada Allah agar dijaga dari wabah khususnya Corona," katanya.

Ma'ruf meminta seluruh masyarakat agar tidak panik terkait penyebaran virus Corona di Indonesia. Alasannya, pemerintah tidak tinggal diam dan berupaya untuk menanggulangi dan mengatasi virus Covid-19.

Sumber: Merdeka.com/Arie Sunaryo

3 dari 5 halaman

Pakai 'Salaman Corona', Wapres KH Ma'ruf Amin Minta Maaf

Dream - Wakil Presiden, Ma'ruf Amin melakukan `salaman corona` saat membuka Musyawarah Nasional V Asosiasi DPRD Kota Seluruh Indonesia (ADEKSI) di Mataram, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk mengantisipasi penyebaran virus corona, Covid-19.

" Saya minta maaf kalau terpaksa salamannya pakai `salaman corona`," kata Ma'ruf, Rabu, 11 Maret 2020.

'Salaman corona` yang dikenalkan Ma'ruf Amin yaitu salaman tanpa bersentuhan satu sama lain. Cara ini untuk menghindari pemaparan virus.

Ma'ruf mengatakan, biasanya dia kerap mendapat salaman dari orang-orang lain. Punggung tangannya juga kerap diciumin.

" Bisanya banyak yang ketemu saya ada yang cium tangan. Kali ini terpaksa salamannya tidak cium tangan untuk menangkal corona," ujar dia.

Di acara itu, Ma'ruf Amin juga berkelakar mengenai proses penangkalan virus corona menggunakan susu kuda liar. Diyakini, susu kuda liar memperkuat imunitas tubuh.

" Ternyata di sini ada yang bisa menangkal corona, seperti yang ditawarkan Pak Gubernur, yaitu susu kuda liar. Tetapi, kita juga harus berhati-hati, harus bisa menangkal dampak dari susu kuda liar itu," kata dia.

Sumber: Merdeka.com/Eko Prasetya

4 dari 5 halaman

Alhamdulilah, Hasil Tes Pertama dari Dua Kasus Corona Dinyatakan Negatif

Dream - Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona, Achmad Yurianto menyatakan hasil tes pertama dua pasien positif corona telah dinyatakan negatif. Dua pasien tersebut yaitu pasien kasus 06 dan kasus 14.

" Bahwa kasus 06, ini sudah masuk hari kelima. Pemeriksaan sudah negatif. Artinya, kita masih menunggu pemeriksaan negatif kedua di dua hari yang akan datang," ucap Achmad, Selasa, 10 Maret 2020.

Pasien 06 ini merupakan anak buah kapal Diamond Princess.

" Ini imported case. Kita sudah mulai mengedukasi yang bersangkutan untuk melakukan self isolated. Dia menahan diri untuk tidak kontak dengan siapapun. Sementara waktu. Bukan artinya ndak boleh, boleh. Tetapi ditahan. Artinya dia harus pakai masker dan dia berusaha pada posisi setidaknya dua meteran," kata dia.

Tim kesehatan juga sudah mengajarkannya cara self monitoring. Artinya, dia sudah bisa perhatikan jika ada keluhan panas atau batuk.

" Dia harus melaporkan kepada petugas kesehatan. Kita akan berikan kontak petugas dan akan diawasi. Ini untuk yang kasus 06. Tetapi baru sekali negatif. Kita tunggu dua hari lagi, kalau dua hari lagi negatif maka yang bersangkutan tak perlu lagi dirawat. Mudah-mudahan ini bisa selesai," kata dia.

5 dari 5 halaman

Pasien Kasus 14

Selain itu, ada pasien kasus 14. Kondisi pasien kasus 14 dalam keadaan baik. Pada hari ketiga perawatan, pasien kasus 14 sudah dinyatakan negatif virus corona.

" Ada yang negatif juga di hari ketiga. Bahkan ini lebih cepat. karena ternyata kontaknya minimal dan kondisinya bagus banget,"

Achmad mengatakan, tim kesehatan mengalami keluhan gejala sakit. Pasien kasus 14 mengalami gejala-gejala seperti flu dan batuk.

Setelah penelusuran interaksi, kasus ini bukan dari induk atau subklaster.

" Sehingga hari ketiga ketiga tambah tiga hari sudah hari keenam atau kelima. Ini sudah menjadi negatif," ujar dia.

Pasien kasus 14 akan menjalani pemeriksaan kembali selama dua hari ke depan. Jika kondisi pasien tetap negatif, dia akan diperbolehkan pulang dan menjalani isolasi mandiri.

" Kami berusaha dalam dua hari ke depan, kalau negatif akan kami pulangkan. Dan sudah kami edukasi persiapan pulang untuk self isolated," kata dia.


Sumber: Liputan6.com/Merdeka.com

Beri Komentar