Teknis Urusan Haji Jeddah Usul Layani Umroh

Reporter : Maulana Kautsar
Rabu, 19 Desember 2018 15:03
Teknis Urusan Haji Jeddah Usul Layani Umroh
Masih banyak WNI bermasalah mengenai umroh.

Dream - Teknis Urusan Haji (TUH) Jeddah mengusulkan pembentukan fungsi pelayanan umroh. Upaya ini untuk memberi bantuan maksimal terhadap kasus jemaah umroh di Tanah Suci.

" Kami sangat berharap agar Drektorat Jenderal PHU dan instansi lain terkait agar segera merekomendasikan dibukanya fungsi umroh pada Teknis Haji KJRI Jeddah," kata Konsul Haji Jeddah, Endang Jumali, dalam keterangan tertulisnya, Selasa 18 Desember 2018.

Endang mengatakan, tanggung jawab ini merupakan bentuk perlindungan bagi warga negara Indonesia di Arab Saudi.

Menurut data TUH Indonesia di Jeddah, dalam satu tahun ini terdapat kasus umroh pada 760 jemaah asal Indonesia. Ratusan kasus itu ditangani Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) melalui TUH.

Selain penanganan kasus 760 jemaah terdapat pula bantuan perlindungan bagi jemaah sakit sebanyak 86 orang, perawatan inap jemaah sakit sebanyak 25 orang dan penanganan jemaah wafat sebanyak 24 orang, serta pemulangan jemaah ke Indonesia sebanyak 37 orang.

Konsul Jenderal RI di Jeddah, Muhammad Heri Saripuddin mengatakan jumlah jemaah umroh Indonesia mengalami kenaikan sangat signifikan dari 2017. Sebanyak 1 juta jemaah lebih mengunjungi Tanah Suci.

Heri menyarankan, masyarakat teliti memilih travel umroh sebelum berangkat. " Oleh sebab itu perlu kewaspadaan dan ekstra hati-hati bagi jemaah dalam memilih PPIU, agar tidak menimbulkan permasalahan," kata Heri.

Merujuk pada Gerakan 5 Pasti Umrah Kementerian Agama, Heri meminta masyarakat memastikan dahulu perizinan travel, paket layanan, jadwal penerbangannya, hotelnya, dan visa.

Beri Komentar
Diskon 15% untuk Pengguna Tol Trans Jawa