Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dimas Kanjeng Taat Pribadi.
Dream - Baru-baru ini masyarakat dikejutkan sosok manusia yang mengaku bisa menggandakan uang. Dia adalah Dimas Kanjeng Taat Pribadi.
Banyak warga Nganjuk, Jatim yang terpesona dan kagum akan sosoknya. Mereka tergiur untuk menggandakan uang yang dijanjikan pemilik Padepokan Dimas Kanjeng di Probolinggo.
Diduga kemampuan itu hanya penipuan belaka, kepolisian Nganjuk terus melakukan pengembangan kasus setelah Taat Pribadi sebelumnya ditangkap atas kasus pembunuhan muridnya sendiri.
Perwira Urusan (Paur) Subbag Humas Polres Nganjuk Iptu Samsul Hadi mengatakan, hingga kemarin polisi belum menerima laporan dugaan penipuan tersebut.
Meski demikian, Samsul mempersilakan masyarakat yang merasa dirugikan untuk melapor ke Polres Nganjuk.
“ Kalau ada yang merasa dirugikan, silakan melapor ke Polres Nganjuk,” kata Samsul.
Dalam melakukan pengembangan ini, pihak kepolisian juga menyita barang bukti yang dijadikan properti Taat Pribadi untuk melancarkan aksinya.
© Dream
Dalam mengembangkan kasus ini, pihak kepolisian Nganjuk telah menyita properti yang digunakan Dimas Kanjeng untuk menjalankan praktik menggandakan uang.
Disebutkan ada tiga jubah besar, dua warna hitam dan satu warna kuning yang diamankan oleh pihak kepolisian. Menurut saksi mata, Dimas Kanjeng memesan sendiri jubah tersebut ke penjahit yang berada di Probolinggo dengan model dan ukuran yang sudah ditentukan sendiri.
Model jubah tersebut didesain dengan kantong di bagian belakangnya yang bisa menyimpan uang sampai Rp 200juta dalam pecahan seratus ribu.
Ternyata desain jubah inilah rahasianya Dimas Kanjeng bisa mengeluarkan uang dari balik tubuhnya. Lucunya lagi, ketika uang di kantong tersebut sudah habis, ia akan mengganti jubah lainnya yang kantongnya sudah diisi uang.
© Dream
Selain jubah yang berjumlah tiga buah, pihak kepolisian juga menyita sebuah kantong emas yang memiliki harga Rp 10juta. Isi kantong berwarna merah tersebut adalah beberapa jenis benda yang diduga perhiasan berbentuk kalung, gelang dan anting.
Para santri yang membeli kantong tersebut dijanjikan akan berlipat ganda perhiasannya dan tidak pernah habis. Namun, kenyataannya ketika pihak kepolisian menguji ke pegadaian, benda yang diduga emas tersebut hanyalah besi sepuhan.
© Dream
Benda lain yang disita oleh pihak kepolisian dari padepokan Kanjeng Dimas adalah sebuah kotak yang berbahan dasar kayu. Benda ini disebut sebagai dapur ATM. Dimas Kanjeng membanderol dengan harga Rp 250ribu.
Di dalam kotak tersebut ada tulisan arab. Para santri diajarkan cara kerja benda ini adalah dengan menempelkan uang Rp 10ribu pada tulisan arab lalu dimasukkan ke dalam plastik, maka akan didapatkan uang Rp 5juta.
© Dream
Bukan hanya menjanjikan bisa menggandakan uang ataupun harta benda yang berharga, ternyata Dimas Kanjeng juga mengiming-imingi para santri dengan janji bisa menguasai tujuh bahasa. Caranya adalah dengan membeli sebuah pulpen Laduni seharga Rp 10ribu.
(Sumber : Ditreskrimum Polda Jatim)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya