Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
GM Susanto Megaranto Melawan GM Khatanbaatar Bazar
Dream - Tim Indonesia kembali bangkit setelah sempat terpuruk di babak keenam Asia Chess Championship Fide Zone 3.3. Hasil dari tanding babak tujuh menunjukkan hasil yang cukup menggembirakan.
Tim Indonesia memperoleh 4 kemenangan, 1 remis dan 1 kalah. “ Tim Putri Indonesia ketiganya mendapatkan kemenangan,” ujar Chief de Mission Indonesia, Artsanti Alif dalam keterangan tertulis, Sabtu 14 April 2019.
Sedangkan tim Putra Indonesia sedikit berbeda, GM Susanto Megaranto berhasil memperoleh kemenangan dari GM Khatanbaatar Bazar (2337, Mongolia).
Surya Wahyudi berhasil menahan remis FM Baasansuren Erdene (2199, Mongolia), sayangnya IM Priasmoro Novendra harus kalah dari FM Amartuvshin Ganzorig (2373, Mongolia).
Artsanti yang juga menjabat sebagai Head of Social Investment JAPFA mengatakan kebangkitan tim pada babak ketujuh menunjukkan kualitas pecatur Indonesia yang tidak mudah menyerah.
Petarungan Indonesia di ACC Fide Zone 3.3 tinggal dua babak hingga 15 Juni 2019 mendatang.
“ Tim Indonesia harus pantang menyerah dan bisa terus bangkit dari kekalahan sebelumnya. Hasil pada babak ketujuh ini menunjukkan kualitas pecatur Indonesia yang pantang menyerah,” ujar Artsanti.
“ JAPFA melihat dukungan yang diberikan kepada pecatur Indonesia tidak sia-sia dan terbayar dengan sikap pantang menyerah atlet kita di mongol,” imbuhnya.
Masih Ada Peluang
Kristianus Liem, Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi PERCASI mengatakan peluang untuk mendapatkan tiket kemenangan masih terbuka. Walaupun menurutnya peluang tersebut perlu diraih dengan perjuangan yang cukup berat dan harus fokus.
“ Masih ada sedikit peluang, Susanto apabila terus menang bisa mendapatkan peluang mendapatkan tiket. Lebih agak susah tim putri. Karena hanya ada satu tiket tersedia untuk menuju Chess World Cup,” ujar Kris.
Kris menjelaskan meski peluang kecil, tetapi kesempatan masih tersebut masih bisa diraih. Peluang tersebut masih berpotensi dapat diraih oleh Medina. Hingga ronde ketujuh, IM Medina berada di rangking 3 dengan 5 point.
Point capaian Medina hanya berselisih satu point dengan penguasa klasemen sementara FM Munkhzul Turmunkh dengan 6 point. Capaian itu menjadi tantangan tersendiri karena lawan pada babak kedelapan semakin kuat.
“ Kembali pada babak kedelapan terjadi perang saudara, WGM Aulia Medina Warda akan berhadapan dengan WIM Chelsie Monica. Sedangkan IM Irene akan melawan WGM Frayna Janelle yang pernah dikalah oleh WGM Medina waktu Duel Match di Indonesia ,” ujar Kris.
Sedangkan di kelompok putra juga terjadi perang saudara antara IM Priasmoro Novendra dan Surya Wahyudi. GM Susanto Megaranto akan melawan pecatur tuan rumah FM Nasanjargal Urtnasan,” Imbuhnya.
Dua pertarungan antar rekan senegara tersebut akan menjadi uji tanding kekuatan tim Indonesia di babak kedelapan.
Meskipun ada dua pertarungan antar rekan senegara, Kris menjanjikan pemain Indonesia akan bermain dengan mengeluarkan seluruh kemampuannya.
“ Kuncinya tim Indonesia harus tetap fokus dan tidak meremehkan lawan. Harus membuat langkah yang strategis sejak pembukaan" .
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya