Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
IM Irene Dan WIM Pham Bich Ngoc
Dream - Setelah dua ronde berturut-turut memperoleh 4 kemenangan, Tim Indonesia terpaksa harus menelan pil pahit di ronde keenam ACC Fide Zone 3.3. Pertandingan tim putri Indonesia belum membuahkan kemenangan.
Menurut Chief de Mission tim Indonesia, R. Artsanti Alif pertandingan kali ini seperti roda yang berputar kadang di atas dan terkadang harus turun ke bawah.
“ Pertandingan catur tidak bisa diprediksi, seperti roda yang berputar, kadang di atas dan juga bisa turun ke bawah,” ujar Artsanti yang juga menjabat sebagai Head of Social Investment JAPFA dalam keterangan tertulis, Sabtu 13 April 2019.
WGM Aulia Medina (2362) terpaksa takluk dengan IM Munguntuul Batkhuyag (2415) dari Mongolia. Begitu pula WIM Sihite Chelsie Monica kalah dari WGM Vo Thi Kim Pung dan IM Irine Kharisma ditaklukkan oeh WIM Pham Bich Ngoc.
Sedangkan di gelaran Putra menurut Artsanti, GM Susanto Megaranto berhasil menahan remis IM Batsuren Dambasuren. Begitu juga Surya Wahyudi hanya bisa menahan remis Chinguun Sumiya.
Satu-satunya kemenangan disumbangkan, IM Priasmoro Novendra yang berhasil menaklukkan Galmandakh Badrakh.
“ Pecatur Indonesia harus bisa bangkit lagi untuk memperebutkan kemenangan di tiga babak terakhir dan mempersembahkan yang terbaik untuk Indonesia,” Imbuh Artsanti.
Peluang Kemenangan
Menurut Kristianus Liem, Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi PERCASI, meski Tim Putri Indonesia semua kalah, tetapi sempat mendapatkan posisi bagus di pembukaan.
“ Irene dan Chelsie sempat mendapat posisi menang,” ujarnya.
Kini harapan tinggal pada Medina yang pointnya merosot ke peringkat 6 dan hanya selisih satu point dengan dua pecatur mongolia di puncak klasemen.
Tinggal tiga pertandingan lagi untuk penentuan kemenangan di klasemen.
“ Tiga pertandingan terakhir harus dilakukan dengan baik. Tidak boleh salah di pembukaan dan jangan sampai melakukan langkah yang memboroskan tempo. Mereka harus berusaha untuk menang,” tutup Kris.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya