Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Seorang supir taksi Muslim asal Inggris berani mempertaruhkan nyawanya demi menyelematkan 6 anggota keluarga asal Belgia dari musibah kebakaran, sementara yang lain sibuk merekam momen di mana keluarga itu berteriak putus asa minta tolong dari jendela rumah mereka.
" Ada yang berteriak dan ada bayi berusia sekitar 3 atau 4 bulan, tapi orang sekitar hanya merekamnya," ujar Rahman yang biasa dipanggil Ronnie, 29 tahun, seperti dikutip dari On Islam, Minggu, 31 Agustus 2014.
" Saya tidak bisa berkata apa-apa. Saya benar-benar prihatin mengapa semua orang sibuk merekam bukan membantu. Saya mempunyai keponakan dan saya tahu rasanya jika musibah ini terjadi di rumah saya," tambahnya.
Ketika kejadian itu, Rahman sedang duduk di dalam taksinya. Dia mendengar jeritan dan teriakan dari lantai dasar lorong apartemen, tepat di atas dapur Fredericks di Tottenham’s Wood Green High Road.
Dia langsung melompat untuk melihat apa yang terjadi. Dia terkejut melihat ada bayi, anak, dan 4 orang dewasa yang terjebak di tengah kepungan api, tetapi tidak ada satu orang pun yang membantu mereka. Orang sekitar hanya merekam adegan mengerikan tersebut melalui ponsel mereka.
Sopir Muslim ini menelepon polisi dengan satu tangan, sementara tangan yang lain langsung meraih tangga dan mencoba mengeluarkan para korban.
" Saya menelepon polisi untuk memberi tahu apa yang terjadi, sementara saya juga berusaha mendapatkan tangga agar mereka bisa keluar dari toko," jelasnya.
" Ada pria lain dan saya yang menyiapkan tangga, lalu pria itu berkata akan naik. Akhirnyam salah seorang wanita bersama bayi turun pertama kali, disusul anak berusia sekitar 5 atau 6 tahun," paparnya.
" Saat pemadam kebakaran datang, sebagian besar korban sudah keluar dari gedung dengan menuruni tangga," tambahnya.
Berkat tindakan cepatnya, semua anak dan orang dewasa yang menjadi korban kebakaran itu bisa diselamatkan tanpa cedera sedikitpun.
" Salah satu orang pemadam kebakaran datang dan mengatakan " Bagus sekali, terima kasih," " kata Rahman yang tinggal di Bush Hill Park di Enfield.
Inggris adalah rumah bagi komunitas Muslim. Jumlah populasi rakyat Muslim di negara kerajaan itu sebanyak 2,7 juta.
Pada tahun 2011, saat terjadi demo besar-besaran di Inggris, terbukti banyak umat Muslim yang lebih patriotik dibanding penduduk Inggris lainnya. Hampir 83% umat Muslim Inggris menyatakan kebanggaannya menjadi warga negara Inggris.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya