Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Foto: Shutterstock.com)
Dream - Pemilu (Pemilihan Umum) 2019 tinggal dua hari lagi digelar di Indonesia. Lewat ajang ini, masyarakat akan menjatuhkan pilihan kepada mereka yang berhak duduk sebagai Presiden-Wakil Presiden serta Anggota DPR, DPD, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota.
D tanah air, Pemungutan suara dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia pada Rabu, 17 April 2019. Sedangkan pemungutan suara di Luar Negeri sudah berlangsung pada Minggu, 14 April 2019.
Proses perhitungan suara dijalankan pada hari yang sama dengan pemungutan. Sementara, proses rekapitulasi perhitungan suara dilaksanakan mulai Kamis, 18 April 2019 hingga Rabu, 22 Mei 2019.
Seluruh masyarakat yang telah mendapatkan undangan dari KPPS dapat menyalurkan suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang telah ditentukan. Sedangkan untuk pemilih yang berbeda domisili, dapat menyalurkan suara menggunakan KTP Elektronik.
Berikut tahapan Pemilu 2019.
1. Pemungutan dan Perhitungan Suara (8 April 2019-17 April 2019)
2. Rekapitulasi Perhitungan Suara (18 April 2019-22 Mei 2019)
3. Penyelesaian Sengketa Hasil Pemilu DPR, DPD, DPRD, Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota (Jadwal menyusul)
4. Penyelesaian Sengketa Hasil Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (23 Mei 2019-15 Juni 2019)
5. Penetapan Perolehan Kursi dan Calon Terpilih Tanpa Permohonan Perselisihan Hasil Pemilu (Jadwal menyusul)
6. Penetapan Perolehan Kursi dan Calon terpilih Paska-Putusan Mahkamah Konstitusi (Paling lama 3 (tiga) hari setelah penetapan, putusan dismisal atau putusan Mahkamah Konstitusi dibacakan)
7. Peresmian Keanggotaan (Juli-September 2019)
8. Pengucapan Sumpah/Janji (Agustus-Oktober 2019)
Untuk mengetahui jadwal secara lebih lengkap, dapat membuat laman infopemilu.kpu.go.id.
Dream – Mantan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (BTP) atau Ahok turut berpartisipasi dalam Pemilu 209. Dia memberikan suaranya di TPS di Osaka, Jepang, Minggu 14 April 2019.
Ketika hendak nyoblos, BTP justru marah-marah. Dia kesal karena diserobot orang saat antre mendapatkan surat suara. Orang yang menyerobotnya disebut belum terdaftar.
“ Tadi, kan, kesal. Walaupun saya di nomor 8, kalau ini duluan, kotak suara habis, saya kehilangan suara saya,” kata Ahok kepada petugas Tempat Pemungutan Suara (TPS) dalam video yang beredar di media sosial.
Petugas TPS terlihat menjelaskan kepada Ahok tentang antrean itu. Sayangnya, suaranya kurang jelas terdengar. BTP mengatakan dirinya telah terdaftar sebagai pemilih dalam Pemilu 2019.
“ Itu buat yang belum terdaftar. Saya terdaftar,” kata dia.
Di situ, Ahok meminta petugas untuk melayani warga yang terdaftar dalam Pemilu 2019. “ Layanin yang punya ini dulu, baru mereka,” kata dia.
Usai mencoblos di Osaka, BTP mengunggah foto selfienya. Tentu tak lupa dengan telunjuk yang sudah bertinta biru.
Mantan gubernur DKI Jakarta ini juga mengajak masyarakat untuk menyalurkan hak pilih Pemilu 2019.
“ Baru saja selesai memberikan hak suara dalam Pemilu 2019 di Osaka, Jepang. Ayo memilih, Jangan Golput,” dikutip dari akun Instagramnya @basukibtp.

Warganet memuji ketegasan BTP di TPS. Ada yang berterima kasih karena telah menyelamatkan hak pilih di Negeri Sakura.
“ Mantap, Pak. Saya terharu melihat video ketegasan Bapak saat mencoblos di Osaka, Jepang,” tulis @nyong.robby.
“ Terima kasih telah menyelamatkan suara di Osaka, Pak,” tulis @keyasyfa.
“ Alhamdulillah itu karena benak masih mau diajak kritis dan hati yang terbuka untuk melihat dan membaca,” tulis @imelda_akmal.
Ada juga yang mengeluh dipersulit ketika hendak memilih.
“ Ribet, ya, Pak, orang-orang KPU di sana?” tulis @abadi.ig.
“ Banyak yang dari luar negeri yang dipersulit untuk memilih hak pilih @basukibtp,” tulis @nuhi_in.
Berikut video Ahok yang kecewa dengan layanan TPS di Osaka, Jepang:
(Sumber: Instagram@ahokselaludihati)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya