Toko Pernak-pernik Bercinta Pertama Beroperasi di Mekah?

Reporter : Syahid Latif
Rabu, 22 April 2015 16:32
Toko Pernak-pernik Bercinta Pertama Beroperasi di Mekah?
Sang pemilik toko mengklaim telah mendapat izin ulama setempat dan menjamin takkan menjual alat bantu bercinta maupun DVD porno,

Dream - Seorang entrepreneur Maroko mengklaim telah mengantongi dukungan pemerintah Saudi untuk membuka toko pernak-pernik bercinta di Mekah. Sebagai jaminan, toko ini akan beroperasi sesuai syariah.

Abdelaziz kepada harian lokal Arab, Alyaoum24 seperti dikutip Arabianbusiness mengatakan dirinya selama ini telah berkonsultasi dengan seorang ulama Saudi yang memberikan persetujuan atas rencana itu.

Meski berstatus toko pernak-pernik bercinta, Aldelaziz memastikan takkan menjual alat bantu seks maupun DVD berisi pornografi.

" Kami hanya akan menjual barang yang bisa meningkatkan sensualitas serta meningkatkan hubungan antar pasangan," kata Abdelaziz.

Selama ini Aldelaziz telah menjalankan bisnis serupa dengan toko bernama El Asira. Tokonya ini memposisikan diri sebagai penyedia pernik-pernik peningkatan hubungan pasangan.

Laman Huffington Post Inggris melaporkan toko El Asira ini menjual lilin aromatik, krim, dan minyak.

Aldelaziz berharap toko barunya ini bisa meningkatkan pasangan suami istri untuk hidup bahagia. Sekaligus mengubah persepsi masyarakat soal wanita muslim.

" Tak benar jika wanita muslim hanya bisa dilihat di dapur. Kami juga ingin menyoroti masalah kasih sayang," katanya.

Terkait status halal yang disematkannya, Abdelaziz berdalih status ini tak melulu berkaitan dengan makanan. Baginya status halal juga terkait fakta bahwa produknya sesuai dengan hukum dan agama Islam.

" Makanya produk kami mengedepankan integritas, murni untuk kemanusia, dan sesuai etika syariah," klaimnya.

Selama ini, Arab Saudi terkenal sebagai salah satu kerajaan konservatif. Namun seiring berkembangnya waktu, peran wanita Saudi terus meningkat. Bahkan 30 anggota dewan Saudi berasal dari perempuan.

1 dari 3 halaman

Suami Minta 'Dilayani' Terus, Istri Gugat Cerai

Suami Minta 'Dilayani' Terus, Istri Gugat Cerai

Dream - Seorang wanita mengajukan gugatan cerai kepada sang suami di Pengadilan Bani al Harith, dekat Ibu Kota Sanaa, Yaman. Gugatan ini dilayangkan lantaran sang suami terlalu sering minta 'dilayani'.

Wanita yang tidak disebut namanya demi kepentingan hukum ini menyatakan permintaan suami sampai tujuh kali dalam sehari.

" Dia mengatakan suaminya tidak pernah lelah dan terkadang sampai mengejarnya ke dapur untuk minta 'dilayani' saat ia sedang memasak," ujar petugas pengadilan seperti dilansiremirates247.com, Selasa, 10 Maret 2015.

Gugatan ini sudah ditangani oleh pengadilan. Tetapi, hakim memutuskan untuk menunda memberikan keputusan.

Penundaan ini dimaksudkan untuk pemeriksaan medis apakah si pria mengidap kelainan atau tidak. Usai pemeriksaan, hakim akan segera memutus gugatan tersebut.

" Sang suami mengakui bahwa istrinya memang membuat gugatan itu tetapi hakim menunda sidang untuk menunggu hasil pemeriksaan medis," kata pejabat pengadilan itu.

 

2 dari 3 halaman

Baru Usai Ijab, Wanita Ini Langsung Diceraikan

Baru Usai Ijab, Wanita Ini Langsung Diceraikan

Dream - Seorang wanita asal Dubai berusaha untuk menceraikan suaminya karena pasangannya itu tidak bisa memenuhi kebutuhan seksualnya.

Wanita itu mengajukan gugatan perceraian di Pengadilan Syariah Dubai karena suaminya tidak bisa berhubungan seks dengan dia, dua sampai tiga kali per hari.

Wanita itu mengklaim bahwa suaminya hanya bisa berhubungan dengan dia tiga sampai empat kali seminggu. Dan itu dianggap tidak memuaskannya.

Setelah ia dan suami gagal mencapai penyelesaian secara damai, kasus tersebut kemudian dirujuk Pengadilan Syariah untuk menanggapi tuntutan cerai wanita tersebut, kata sumber yang dekat dengan kasus ini kepada Gulf News, Rabu 18 Februari 2015.

Saat dihadapkan pada jaksa, wanita itu mengatakan ia ingin berhubungan dengan suaminya dua atau tiga kali sehari. Tapi suaminya tak bisa memenuhinya.

Saat ditanya berapa kali berhubungan selama seminggu, wanita itu mengaku hanya tiga atau empat kali.

" Pengadilan memberitahu wanita itu bahwa gugatan cerai dengan alasan mengalami kerugian tidak bisa diteruskan. Namun wanita itu bersikeras bahwa suaminya gagal memenuhi kebutuhannya. Dalam gugatannya, istri menuntut bahwa terdakwa (suami) harus bisa menyenangkannya atau menceraikannya," tambah sumber tadi.

Hakim ketua kemudian menyatakan bahwa wanita itu sebaiknya menjalani perawatan medis, namun ia menolak dan balik meminta suami yang diperiksa oleh ahli medis.

Hakim kemudian memberitahu istri bahwa melakukan hubungan suami-istri 3-4 kali seminggu bagi pasangan yang sudah menikah, tidak dianggap sebagai kerugian. Dan itu tidak bisa menjadi alasan cukup untuk mengklaim perceraian.

Ketika wanita itu bersikeras, pengadilan memutuskan untuk merujuk suami melakukan medical check up. Hal itu untuk mengkonfirmasi bahwa suaminya sehat dan bugar serta mampu menyenangkan istrinya. Kasus persidangan cerai tersebut masih berlanjut. 

3 dari 3 halaman

Ibu Mertua Terlalu Manjakan Suami, Istri Gugat Cerai

Ibu Mertua Terlalu Manjakan Suami, Istri Gugat Cerai

Dream - Baru beberapa hari menikah, seorang perempuan Saudi minta cerai dari suaminya. Alasannya, ibu mertuanya terlalu memanjakan suaminya hingga tidak punya harga diri di mata keluarganya.

Perempuan 21 tahun itu mengajukan cerai dan mendesak untuk berpisah meski pengadilan meminta untuk rujuk.

" Wanita itu mengatakan kepada hakim dia tak akan kembali pada suaminya karena ibu mertuanya terlalu memanjakan pasangannya. Akibatnya sang suami tak punya wibawa di depan keluarganya sendiri," kata harian berbahasa Arab, Sada dikutip Emirates 24/7, Jumat 26 Februari 2015.

Masih dalam laporan Sada, hakim akhirnya tak punya pilihan dan terpaksa mengabulkan permintaan cerai wanita itu.

Pengadilan juga memerintahkan wanita itu mengembalikan mahar dan semua hadiah atau uang yang diberikan suaminya. Harian Sada tidak menyebutkan di mana kasus ini terjadi di Arab Saudi.

Beri Komentar