Ucapkan Basmallah, Jokowi Letakan Batu Pertama Kampus UIII

Reporter : Muhammad Ilman Nafi'an
Selasa, 5 Juni 2018 11:02
Ucapkan Basmallah, Jokowi Letakan Batu Pertama Kampus UIII
Sempat kesulitan mencari lahan.

Dream - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meletakan batu pertama pembangunan Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) di kawasan Cimanggis, Cisalak, Depok, Jawa Barat.

" Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, saya letakkan batu pertama pembangunan Universitas Islam Internasional Indonesia," ujar Jokowi di lokasi, Depok, Jawa Barat, Selasa 5 Mei 2018.

Jokowi menjelaskan rencana pembangunan UIII ini sudah sejak dua tahun lalu. Mulanya, dia meminta lahan 1.000 hektar kepada tim.

Jokowi dan sejumlah pejabat meletakkan batu pertama UIII© Istimewa

Setelah berusaha mencari, tim kesulitan mendapatkan lahan seluas itu. Tak habis pikir, Jokowi langsung meminta tim mencari di luar Pulau Jawa.

" Saya menyampaikan di luar Jawa, semua tim menyampaikan tidak setuju. Dan ya sudah di Jawa, cari (lahan) dan kita mendapatkan 142 hektar," ucap dia.

Dari sisi desain, Jokowi meminta gedung kampus ini bermodel futuristik. Selain itu, Jokowi juga berharap UIII dapat menjadikan Indonesia sebagai pusat peradaban Islam dunia.

" Sebagai penduduk Muslim terbesar di dunia, sudah sepantasnya Indonesia menjadi rujukan peradaban Islam dunia," kata dia.

Menag Lukman Hakim Saifuddin© Muhammad Ilman Nafi'an/Dream

Menteri Agama (Menag), Lukman Hakim Saifuddin, mengatakan UIII tidak hanya dibangun untuk memenuhi kebutuhan domestik bidang pendidikan tinggi Islam.

" Lebih dari itu, UIII hadir untuk memenuhi kebutuhan masyarakat global, dan sekaligus untuk meneguhkan kepemimpinan Indonesia di dunia Islam internasional," kata Lukman.

UIII hanya akan membuka jenjang pendidikan tinggi tingkat magister dan doktor dengan mengutamakan tiga nilai dasar, yaitu keislaman, wawasan dan proyeksi global, serta nilai keindonesiaan.

Nantinya, UIII diproyeksikan menjadi institusi pendidikan yang berfungsi membangun peradaban Islam Indonesia dan berkontribusi pada peradaban global.

" Dunia mengapresiasi Muslim Indonesia yang memiliki kemampuan mengelola keragaman budayanya, menjaga toleransi dan keharmonisan antarwarganya, serta yang terpenting juga terbuka terhadap nilai-nilai universal demokrasi dan hak-hak asasi manusia," ucap Lukman.

(Beq)

 

Beri Komentar